Rumah warga yang rusak berat akibat tertimpa pohon yang roboh disapu angin puting beling

Laporan : Sam Apip/Agus

Cianjur, metropuncaknews.com – Sedikitnya 10 unit rumah di Kampung Cirenda RT 04/01 dan Leuwipinggir RT 01/02 Desa Cihea Kecamatan HaurwngiCianjur, ambruk disapu angin puting beliung. Musibah yang menimpa warga Cihea itu terjadi pada Kamis (16/1) sekira pukul 17.00 WIB,.

Informasi yang dapat dihimpun di lokasi kejadian, saat itu turun hujan deras disertai gemuruh petir dan angin kencan yang memutar. Saat itu banyak warga Kampung Cirenda merasa kaget melihat hujan deras disertai angin besar, juga memutar.

Tak lama kemudian, terdengar pohon tumbang menimpa rumah. Disusul genting rumah yang berterbangan. Karuan saja, kejadian tersebut sempat membuat warga panik. “ Berbarengan dengan kejadian itu, hampir disetiap rumah terdengar suara dzikir, adzan juga ibu-ibu yang menangis dan menjerit  histeris karena rumahnya ambruk,” kata A. Saepulloh warga setempat.

Sementara itu,  Pjs Kepala Desa Cihea, Dadang Kuswara menambahkan, dirinya mengetahui adanya bencana puting beliung yang menghancurkan 10 rumah itu, berasal informasi dari warga setempat. Mendapat informasi tersebut, Dadang segera meluncur ke lokasi kejadian,

Data sementara bangunan rumah yang ambruk dan rusak, yakni rumah  milik Jeje, Obir, bangunan Saung Sawala, bangunan tempat ziarah Eyang Jiwa, bangunan sekolah MI Cirenda, rumah milik Lili, Tati, Suryana. Semua itu rumahnya tergolong rusak berat. Sedangkan rumah milik Dede, Hosinah, Ayi, Jejen,  Mardi dan Hj. Nuroh tergolong rusak ringan.

Pada kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian harta benda yang hingga kini belum bisa disebutkan nominalnya. “ Kejadian itu telah dilaporkan pada pihak dinas instansi dan pada pihak Muspika Haurwangi,” ucap Dadang. Jumat (17/01).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here