Mobil APV yang terbakar setelah mengisi bensin

Laporan : Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Senin (24/6), sekira pukul 12.00 WIB, sebuah mobil mini bus jenis APV berwarna coklat berplat nomor D 123 FC hangus terbakar, setelah mengisi bensin di Pom bensin Tajurhalang, Jalan raya Arya Wiratanu Datar, Kampung Munjul Rt 02/04 Desa Sindanglaka, Kecamatan Karangtengah Kabupaten Cianjur.

Api dengan cepat membakar mobil itu. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Dan mengenai penyebab terjadinya kebakaran, pihak yang berwajib pun masih menyelidikinya.

Terpantau ramai kerumunan warga yang menyaksikan terbakarnya mobil di lokasi kejadian. Terdapat dua unit mobil pemadam, untuk memadamkan api yang membakar APV tersebut. Akibat kebakaran tersebut, kemacetan panjang pun tak terelakkan.

Menurut keterangan saksi, Ujang (38) petugas pom bensin, sebelum terjadinya kebakaran, mobil tersebut mengisi BBM di pom bensin tempatnya bertugas.

” Benar setelah mengisi bensin, mobil itu langsung keluar tancap gas. Dalam hitungan detik mobil itu terbakar,” singkatnya.

Pernyataan serupa dikatakan, Ahmad Ahyar (40), warga Joglo Cianjur, seorang pedagang manisan mangga di Pom Bensin Tajurhalang. Ia mengatakan, mulai dari pom bensin, mobil itu sudah ada percikan api. Dugaan sementara katanya dari saluran kabel.

Disinggung mengenai jual beli bahan bakar bersubsidi, Ahyar kurang begitu paham, karena sehari-harinya ia hanya berjualan manisan buah saja.

” Kalau soal jual beli bensin subsidi dan kontek  lainnya, saya kurang tahu secara detail persisnya bagaimana kang,” jawabnya.

Ditemui seusai memadamkan api, Komandan Regu (Danru) Damkar Unit Cianjur Kota, Maulani, didampingi salah seorang operator M Dahlan memaparkan, sekira pukul 12.15 WIB, pihaknya menerima laporan kejadian. Setelah dicek, ternyata benar ada satu unit mobil terbakar di seberang pom bensin. Maka dengan sigap dan cekat, tim pun bergerak langsung menuju lokasi. 

” Dua armada pemadam, dengan 10 anggota diturunkan kelokasi. Api berhasil dipadamkan setelah kurang lebih satu jam, karena api terus membesar,” jelasnya.

Sementara, Kapolsek Karangtengah, Kompol Agus Jamaludin mengatakan, pihaknya menerima informasi dari warga. Kemudian mengkonfirmasi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar). Ada dugaan mobil itu suka dipakai untuk jual beli BBM bersubsidi.

” Karena saat kejadian api lama dipadamkan. Tidak menutup kemungkinan adanya dugaan beberapa jerigen (tanky) bensin di dalam mobil yang terbakar itu,” katanya.

Lanjutnya, ini baru dugaan ya dan informasi dari warga saja. Artinya masih dalam penyelidikan. Nanti, pihaknya akan melakukan pengembangan. Betul apa tidaknya dugaan tersebut.

” Lihat saja nanti, informasi selanjutnya. Karena saat ini pun kami sedang melakukan penyidikan dan minta keterangan dari beberapa saksi dan warga setempat,” ujarnya.

Pengemudi mobil naas tersebut tidak ada ditempat. Entah dia melarikan diri atau kemana. Sehingga untuk mencari keterangan, pihak kepolisian dan awak media kesulitan menggali informasi lengkapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here