Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com, Sehari setelah pelaksanaan Pilkades Neglasari Kecamatan Bojongpicung Cianjur, warga memasang spanduk protes pada panitia dan pada pemenang Pilkades Neglasari. Spanduk tersebut diantaranya berlutiskan,” Selamat Atas  Tepilihnya Kades Neglasari dengan gambar Mangkok Mie Ayam. Selain itu, ada juga spanduk uang bertuliskan,”  Semangkok Mie Ayam menampar Marwah Desa Nerglasari. Spanduk tersebut  dipasang di pagar lapang Volly di Kampung Babakan Soka. Tepatnya di pinggir irigasi yang berdampingan dengan jalan raya Desa Neglasari.

Salah seorang warga setempat, Suherlan (50) mengatakan,  memang adayang memasangspanduk tersebut. Tapi siapa yang membuat dan yang memasangnya, Suherlan mengaku tidak tahu.

Suherlan menambahkan, mungkin itu hanya sebagai bentuk protes dan sindiran terhadap pemenang Pilkades dan pada pihak panitia. Karena pemenang saat pelaksanaan pencoblosan mengratiskan mie ayam di sekitar lingkungan TPS. Bahkan saat itu Panitia Pilkades mengetahuinya. Namun entah kenapa. Pihak panitia terkesan cuek bebek tak berani menegurnya.

“ Besar kemungkinan warga yang tidak pro pemenang, melakukan protes dengan bentuk sindiran yang dipasang pada sepanduk,” jelas Suherlan, Kamis (27/02).

Sementara itu, Camat Bojongpicung Ejen Jenal Mutakin membenarkan, dipagar lapang voli Kampung Babakan Soka telah beberapa kali adanya sepanduk yang bertuliskan sindiran dan provokasi. Spanduk tersebut telah diamankan pihak panitia dan didampingi Kasi beserta anggota Trantib Kecamatan.

Namun setelah dua kali mengamankan sepanduk, ternyata oknum warga yang merasa kurang puas terhadap pelaksanaan Pilkades  memasang lagi dengan tulisan yang berbeda. Karena itu pihaknya menyayangkan adanya hal tersebut.

Padahal kalau merasa tidak puas dengan hasil kinerja panitia Pilkades, kata Ejen, dan menangnya salah seorang Calon Kades melalui cara-cara yang tidak benar, lakukan protes secara prosedural. Artinya tempuh mekanisme dan aturan yang berlaku.

“ Seperti halnya yang dilakukan calon Kades No. 02 dan Calon Kades No. 1, melakukan protes secara prosedural yang sekarang pengaduannya sedang dikaji pihak panitia, BPD yang nantinya diserahkan pada pihak Kecamatan. Andai dipihak Kecamatan masih tidak beres maka akan diteruskan di tingkat Kabupaten,” jelas Ejen.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here