Bangunan SDN Sukasirna kini jadi bagus dan kokoh, kegiatan belajar mengajar pun berjalan dengan aman dan lancar

Laporan : Shandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Kerusakan akibat terjadinya bencana alam di Kampung Awisewu Desa Wanasari, Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur, Jabar, Oktober 2017 silam membuat SDN Sukasirna yang terletak diwilayah tersebut rusak parah. Hingga

ruang kelas II, III dan IV ambruk. Diakui pihak sekolah, sebelum terjadi bencana alam, bangunan SDN Sukasirna sudah lapuk dimakan usia. Sehingga saat terjadi musibah keadan bangunan sekolah tambah parah. Selain ada kekhawatiran sekolah ambruk, pihak sekolah pun merasa khawatir banyak siswa yang pindah sekolah, karena takut tertimpa reruntuhan bangunan kelas.

Saat ini jumlah murid yang ada di SDN Sukasirna, hanya 86 orang dibawah bimbingan 8 guru dengan status dua PNS berikut kepala sekolah dan guru honorer 4 orang.

Namun kini para guru mau pun siswa SDN Sukasirna dapat bernapas lega. Berkat upaya yang sedemikian rumit pihak sekolah, akhirnya pemerintah daerah melalui Disdik Kabupaten Cianjur, memberi respon baik. Kini bangunannya sudah kembali bagus serta bisa digunakan untuk belajar mengajar dengan tenang dan nyaman.

Menurut keterangan, pelaksanaan pembangunan sekolah dimulai dari Januari sampai dengan April 2018. Terhitung 100 hari kerja dengan total biaya Rp. 210.000,000 (Dua Ratus Sepuluh Juta Rupiah). Biaya tersebut didapat dari APBD Kabupaten Cianjur tahun anggaran 2018. Sedangkan pembangunannya dilaksanakan secara swakelola oleh pihak sekolah melalui Komite Sekolah.

Kepala Sekolah SDN Sukasirna, Nugraha Purwanta, S.Pd sangat mengapresiasi turunnya bantuan dari pemerintah daerah untuk pembangunan kelas yang rusak pasca terjadinya bencana.

” Kami tentunya sangat berterima kasih sekali dengan adanya bantuan anggaran perbaikan atau rehab ruang kelas di SDN Sukasirna dari pemerintah daerah,” ucap Nugraha pada awak media, Senin (3/9).

Diakuinya, bangunan sekolah ini sudah sangat tua, serta belum pernah mendapatkan bantuan. Karena itu, ketika ada kejadian seperti kemarin langsung ambruk. “ Tidak hanya itu saja, sekolah  juga belum memiliki ruang untuk perpustakaan dan ruang untuk kantor,” aku dia.

Dirinya berharap, untuk kedepannya pihak Pemerintah Kabupaten  Cianjur melalui dinas terkait, bisa kembali mengucurkan anggaran untuk pembangunan gedung perpustakan dan kantor. “ Seperti sekolah-sekolah yang ada di Kecamatan Naringgul lainnya,” harap Nugraha.

Ucapan terima kasih berdatangan dari Komite Sekolah dan orangtua murid. ” Atas nama Komite Sekolah dan orangtua murid, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemkab Cianjur dan Dinas Pendidikan, yang sudah menurunkan anggaran untuk pembangunan rehab berat ruang kelas SD Sukasirna ini. Kami merasa senang, karena anak-anak bisa belajar dengan tenang,” kata Ajan (40) orang tua murid yang diamini Komite Sekolah.

Masih dikatakannya, dirinya setuju dengan apa yang diuatarakan kepala sekolah. “ Semoga pemerintah daerah akan segera mengucurkan anggaran untuk pengadaan sarana dan prasarana sekolah seperti pembangunan perpustakaan dan kantor sekolah,” tambahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here