Siswa kelas VI SDN Giri Jaya Desa Jaya Giri saat rekreasi di pantai Santolo Garut Selatan.

Liputan : Sam AS

Cianjur, metropuncaknews.com – SDN Giri Jaya yang berlokasi di Desa Jaya Giri, Kecamatan Sukanagara, Cianjur, tiap tahunnya sarat perestasi dalam berbagai bidang. Hingga sekolah yang satu ini menyangdang predikat terbaik ke 11 dari 32 SD yang ada di Kecamatan Sukanagara dalam pelaksanaan Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) tahun pelajaran 2017/2018.

Seluruh peserta USBN tahun pelajaran 2017-2018, terlihat senang dan gembira. Karena telah mampu menyandang terbaik ke 11. Sebab, untuk meraih predikat itu tidak semudah membalikan telapak tangan. Melainkan harus melalui proses dan perjuangan yang cukup berat.

Sebagai ungkapan kegembiraan, seluruh siswa kelas 6 berangkat rekseasi ke pantai Santolo Kabupaten Garut. Sekaligus melaksanakan acara perpisahan, karena sebentar lagi akan meneruskan studinya kejenjang lebih tinggi, ke SMP dan Ke MTs yang tak jauh dari kampung halamannya masing-masing.

Seperti yang diucapkan salah seorang tokoh masyarakat Desa Jaya Giri, Utang Sayaripudin (53), pihaknya merasa bangga, melihat para siswa Kelas VI SDN Giri Jaya, telah meraih prestasi terbaik pada USBN tahun sekarang. Karena sejak dulu, baru kali ini mampu menyandang prestasi tersebut.

Tentu saja hal itu, merupakan prestasi pula bagi masyarakat Desa Jaya Giri dan prestasi pula bagi Kepala SDN nya yang sudah mampu mendapatkan prestasi. Karena itu diharapkan kedepannya prestasi lainnya mampu digapainya, sesuai harapan semua pihak.

Selain itu, pihaknya merasa bangga. Karena seluruh Siswa Kelas VI yang lulus USBN kemarin akan meneruskan studinya ke jenjang berikutnya, mensukseskan wajar dikdas 12 tahun. “ Selamat berjuang nak dan selamat berjuang Pak Ahmad Husen Kepala SDN Giri Jaya, semoga jaya selamanya,” ucap Utang Syaripudin.

Sementara itu, Kepala SDN Giri Jaya, Ahmad Husen menambahkan, keberhasilan SDN Giri Jaya, itu bukan kehebatan dirinya dan kepiawaian  seluruh gurunya. Tapi semua itu berkat kerja keras antara pihak sekolah, orang tua siswa, Komite Sekolah dan seluruh masyarakat Desa Jaya Giri.

“ Kami merasa bersyukur, karena seluruh siswa yang baru lulus USBK akan meneruskan studinya ke SMP dan ke MTs, dan itu merupakan salah satu menyukseskan program wajar dikdas dan semoga saja selurunya tidak puas sampai di SMP, MTs melainkan meneruskan lagi sampai keperguruan tinggi,” kata Ahmad Husen.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here