Korban luka bakar akibat sisambar petir, dibawa ke Puskesmas

Laporan : Sandi/Cece

Cianjur, metropuncaknews.com – Ramai beredar informasi mengenai terjadinya musibah orang tersambar petir, di Kp. Datar Sumur Rt. 03/04 Ds. Cibuluh, Cidaun, Cianjur selatan, Jum’at (06/12), sekira pukul 17.30 WIB, kemarin. Sontak berita tersebut membuat awak media bertanya-tanya.

Menurut informasi yang diperoleh dari keterangan Paur Subbag Humas Polres Cianjur IPDA Budi Setiayuda, Sabtu (07/12), atas pelaporan kejadian dari Polsek Cidaun, hal itu benar terjadi.

” Kronologis kejadian, pada pukul 12.30 WIB  terjadi hujan deras disertai petir. Sekira pukul 14.00 WIB, Ato berteduh di warung ibu Mayati, kemudian sekira pukul 17.30 WIB, petir menyambar ke warung itu,” terang Budi.

Lanjut Budi, akibat sambaran petir ke warung ibu Mayati, diketemukan dua orang mengalami luka-luka, hingga ada yang meninggal dunia ditempat.

” Upaya yang dilakukan terhadap korban tersambar petir, korban luka segera di bawa ke mantri terdekat di Desa Cibuluh, untuk dilakukan pengobatan, karena cukup parah korban luka pun segera dilariakan ke Puskesmas Cidaun, untuk pengobatan lebih lanjut,” paparnya.

Diketahui korban meninggal dunia ditempat bernama Sabri (60) bin Misa seorang petani asal Kampung Datar Bolang Desa Gelarpawitan. Korban mengalami luka bakar di leher punggung dan tangan sebelah kiri. 

Sedangkan korban yang masih hidup bernama Ato (26) bin Damin wiraswatawan asal Kampung Cisarakan Desa Gelarpawitan. Ato mengalami luka bakar di bagian punggung. Kemudian Joni (29) bin Jaen wiraswastawan, asal Kampung Datar Sumur Ds. Cibuluh. Joni mengalami luka bakar di pinggang. 

Adapun yang menjadi saksinya Mayati (45), pemilik warung, asal Kampung Datar Sumur Desa Cibuluh dan Jaen (60) seorang petani asal Kampung Datar Sumur, Dasa Cibuluh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here