Kapolresta Bandung saat memberikan keterangan pers terkait penangkapan pelaku curas dan curanmor di Rs. Sartika Asih Bandung

Laporan : Yatiman

Bandung, metropuncaknews.com – Polrestabes Bandung gelar Kon Pers terkait pengungkapan dan penangkapan dua pelaku begal yang ditembak mati petugas Satreskrim. Hal itu dilakukan karena selama ini kedua pelaku tersebut sangat meresahkan dan tidak segan untuk melukai korbannya.

 

Kon Pers itu digelar di Rumah Sakit Sartika Asih dan dipimpin langsung  Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema didampingi Kasat Reskrim dan Kasubag Humas Polrestabes Bandung Kompol Santi, Selasa (11/12).

Pada Kon Pres itu dijelaskan, kasus terjadi  pada Selasa 11 Desember pada pukul 24.00 Wib di Jalan Cisaranteun Wetan Kec. Cinambo Kota Bandung,dengan korban Muhamad Deni Aprilianto umur 21 tahun seorang Mahasiswa yang tinggal di jln Cicukang II Kelurahan Husen Sastranegara Kec. Cicendo  Kota Bandung.

Saat Anggota Satreskrim sedang melakukan kegiatan kring serse,  melihat dua orang yang mencurigakan dengan menggunakan R. 2 Honda Beat warna biru putih No. Pol.D-6755-AAT Dan Honda Beat warna merah No. Pol. Z-3481-RC. Sedang melewati daerah Cingised Kec. Arcamanik Kota Bandung. Kemudian anggota mencoba mendekati untuk menghentikannya. Namun pelaku melarikan diri dan dilakukan pengejaran.

Selanjutnya, pada saat dilakukan penangkapan, tersangka melakukan perlawanan dengan senjata tajam. Anggota pun melakukan tembakan peringatan ke udara. Namun pelaku tetap melakukan perlawanan. Hingga anggota melakukan tindakan tegas, terarah dan terukur terhadap pelaku a.n Agun Gunawan (AG). Sedangkan pelaku a. n Adi Supriatna alias Ayang alias Toni terkena peluru di dada sebelah kiri dan pelaku meninggal dunia di tempat.

Setelah dilakukan pendalaman, diketahui pelaku merupakan residivis kasus curas dan curanmor dua tahun yang lalu dan sudah menjalani vonis hukuman pada Maret 2018. Dalam aksinya pelaku memepet korban dan memberhentikan korban selanjutnya pelaku merampas sepeda atau barang milik korban.

Setelah keluar dari penjara pelaku masih terus melakukan aksi curas dan curanmor di Wilayah Kota Bandung. Saat dilakukan tindakan kepolisian pada Selasa 11 Desember 2018 Jam 24.00, kendaraan yang digunakan pelaku adalah kendaraan hasil kejahatan di wilayah hukum Polsek Sumur Bandung pada 09 Desember 2018.

Dua unit kendaraan R2 merk Honda Beat, 2 buah konci palsu dan Astag serta 2 bilah Sajam turut diamankan sebagai barang bukti. Pasal yang disangkakan terhadap pelaku adalah Pasal 365 ayat (2)ke 1e dan 4e KUHP dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup atau selama lamanya dua puluh tahun. Dan pasal 363 KUH-Pidana dengan ancaman hukuman selama-lamanya tujuh tahun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here