Konferensi Pers Polres Cimahi terkait penangkapan pencurian hewan

Laporan : Yatiman

Cimahi, metropuncaknews.com – Komplotan pencuri hewan ternak yang kerap beraksi dengan kekerasan dibekuk Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi. Dari delapan pelaku empat diantaranya ditembak mati lantaran melakukan perlawanan dengan menggunakan senjata api.

Kapolres Cimahi, AKBP Rusdy Pramana Suryanagara menerangkan, kedelapan pelaku tersebut ditangkap pada Kamis (16/8) pagi di pintu tol Padalarang. Lima tersangka didalam mobil yang diberhentikan berupaya lari menabrak petugas dan melepas tembakan ke mobil petugas.

” Terjadi baku tembak, kami lakukan tindakan tegas dan terukur menembak tersangka karena mereka melawan dengan menembak petugas,” ungkapnya, Selasa (21/8).

Lebih lanjut AKBP Rusdy menjelaskan, semua pelaku memiliki peran berbeda. Seperti sopir, penadah, mengawasi dan melakukan kekerasan pada korban. Empat pelaku berinisial WWN, AS alias Kacep Alias Uwak, ED alias Sarap dan KND, mereka yang pertama kali ditangkap.

“Semua merupakan residivis dan pengakuan mereka melakukan aksi kejahatan setiap hari,” paparnya.

Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Nico N Adiputra menambahkan, pengungkapan komplotan pencuri ternak ini dimulai pada aksi di Jalan terusan Cicukang  Kp. Melayu RT.01/03 Desa Mekar Rahayu Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung.  Sejak 10 Agustus 2018 komplotan tersebut mulai dibuntuti.

” Begitu kami berhentikan di Gate Tol Padalarang, mereka menabrak palang pintu tol dan menembak kami, pintu dan bemper depan mobil petugas kena tembakan,” ujarnya.

Kendati tak mau ambil resiko, petugas memberikan perlawanan hingga empat orang pelaku tewas di lokasi penangkapan.

Dari sisa satu orang, pengembangan mengarah pada pelaku lain SS alias Ninin, RW alias Iwan Toge, AR alias Ecot dan penadah DDN. Mereka ditangkap di Cipatat dan Kabupaten Garut.

” Begitu juga dengan pelaku hasil pengembangan, mereka juga melawan dan akan melarikan diri saat akan ditangkap, sehingga kami lakukan tindakan tegas dan terukur,” jelasnya.

Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita berbagai barang bukti. Diantaranya kendaraan yang digunakan mengangkut hasil jarahan, pistol jenis Bareta dan Makarov tiga pucuk, Gunting Raja dan air soft gun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here