Laporan : Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Satuan Reserse Kriminial Polres Cianjur, berhasil membongkar praktek perdagangan manusia. Ironisnya, praktek ini dilakukan oleh seorang suami yang berinisial EY (48).

Menurut keterangan, EY menjual istrinya sendiri menjadi pekerja seks, melalui media sosial MiChat.

Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto mengatakan, praktek perdagangan manusia ini terbongkar pada 16 Juli 2020 berkat kinerja timsus Satreskrim Polres Cianjur.

” Tersangka mempromosikan korban dengan mengunggah foto-foto korban di akun MiChat. Jika ada yang berminat kemudian berkomunikasi lewat aplikasi MiChat, kemudian ketika pelanggan setuju dibawa ke penginapan untuk melayani pelanggan,” jelas  Kapolres.

Selanjutnya Kapolres mengatakan, untuk tarif tersangka mematok harga Rp. 400 ribu. Setelah itu, tersangka meminta potongan keuntungan sebesar Rp 100 ribu setiap kali transaksi kepada korban.

Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Anton memaparkan, dari tersangka pihaknya mengamankan barang bukti berupa dua buah ponsel, uang senilai Rp. 400 ribu, dua kondom, dan KTP tersangka.

” Atas perbuatannya tersangka diancam pidana Pasal berlapis, pasal 2 dan atau pasal 10 UU RI 21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang dan atau pasal 296 KUHP, adapun ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here