Laporan : Sam /Iryanto

Cianjur, metropuncaknews.com – Para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa mangkal di sekeliling luar bangunan pasar Hanggar Biru,  trotoar depan pasar Metro dan di sepanjang raya. Mulai dari toko pengkolan sampai jalan menuju Jati Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur, ditertibkan Satpol PP Cianjur dan K. 5 Pasar Ciranjang, Selasa (29/6/2021).  

Penertiban lapak para PKL tersebut, dimulai pada pukul 02.30 WIB sampai pukul 8.00 WIB. Para PKL yang lapaknya ditertibkan, karena melanggar komitmen yang telah disepakati bersama. Seperti halnya siap pindah dan bersedia berjualan di kios darurat. Bila kios daruratnya telah selesai dibangun. Naum janji tinggal janji. Kenyatanya para PKL tidak menepati janjinya.

Wakil Kepala  UPTD Pasar Ciranjang Iwan Ridwan S.Ap menjelaskan, penertiban para PKL yang dilaksankan pihak Satpol PP Cianjur dan K 5 Pasar Ciranjang  itu, karena para PKL ngeyel. Padahal jauh sebelumnya telah diberi peringatan dan arahan supaya tidak berjualan ditempat yang dilarang pihak K 5 Pasar Ciranjang.

Seperti halnya, para PKL yang berjualan di sekeliling luar pasar Hanggar Biru kurang lebih sebanyak 30 PKL. Seluruhnya telah memiliki kios darurat di lahan milik Dinas Perhubungan Cianjur. Tepatnya di terminal yang tidak terpakai.

Padahal di lokasi  kios darurat tersebut, sekarang sudah mulai ramai dikunjungi para pembeli.

Karena itu maka pihak Satpol PP Cianjur langsung menertibkannya. Supaya seluruh pedagang yang telah memiliki kios darurat berjualannya di kios darurat yang telah dimilikinya. Selain itu juga supaya para pembeli belanjanya terpusat di pasar kios darurat. “Hingga tidak terjadi kecemburuan sosial antar para pedagang,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang PKL yang kesehariannya jualan kue kering di lokasi Hanggar Biru ,  Mukhlis (54) mengatakan, dengan dilaksankannya penertiban para PKL yang lapaknya diangkut dimasukan ke truk, pihaknya merasa kecewa. Sebab para petugas dari Satpol PP terkesan pilih kasih.

Karena para PKL yang berjualan di pinggir Hanggar Biru sebelah timur tidak dibongkar. Padahal itu juga sama berjualan seperti pihaknya.  ” Petugas pilih kasih pak, kenapa para PKL yang disebelah timur tidak dibongkar,” kilahnya.

Dilain pihak, salah seorang petugas Satpol PP Cianjur dengan jabatan Danton C, Akbar (24) mengatakan, pihaknya melakukan penertiban para PKL Pasar Ciranjang, selain perintah dari atasannya untuk mendampingi petugas K 5 Pasar Ciranjang yang memiliki kewenangan dan peran penting dalam penertiban itu K 5 Pasar Ciranjang.

” Kami melakukan eksekusi penertiban lapak para PKL Pasar Ciranjang, itu hanya mendampingi K 5 Pasar Ciranjang,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here