Satgas Yonif 315/Garuda melakukan kegiatan Panen Raya bersama petani di Marauke

Liputan : Yaiman

Merauke, metropuncaknews.com – Dalam upaya mewujudkan swasembada pangan, selain menjaga perbatasan Satgas Yonif 315/Garuda juga mengimplementasikan Upsus Pajale Program TNI – AD dan Kementrian Pertanian dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan di perbatasan.

Wujud kepedulian Satgas Yonif 315/Garuda diperlihatkan  dalam mendukung program pemeritah guna membangun swasembada pangan. Khususnya di daerah perbatasan RI – PNG di Merauke, yang kali ini melakukan panen raya padi organic bersama masyarakat.

Kegiatan panen raya tersebut, dihadiri Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Merauke Eddy Santoso, Dansatgas Yonif 315/Garuda Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani, S.E dan seluruh instansi terkait bidang pertanian. Ada pun lokasi panen raya dilahan persawahan masyarakat Kampung Bokem Kabupaten Merauke Rabu (1/8), pekan lalu.

Kegiatan diawali dengan acara pembukaan oleh kepala penyuluh pertanian lapangan (PPL) Novi. Dilanjutkan dengan penen raya bersama oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Merauke.

Panen raya yang dilakukan Satgas Yonif 315/Garuda bersama petani dan melibatkan instansi terkait tersebut, menghasilkan 8,5 ton gabah kering perhektar. Selama 3 bulan proses penanaman dari mulai sebar benih hingga panen raya.

Padi organik jenis Inpari 32 ini, merupakan jenis bibit unggul yang baru ditanam di Indonesia dan perawatanya juga menggunakan pupuk organik.

Keterlibatan Satgas Yonif 315/Garuda dalam sektor pertanian dirasakan petani cukup membantu masyarakat perbatasan, khususnya di Kampung Bokem ini.

Dansatgas Yonif 315/Garuda mengatakan, tugas pokok kami adalah melaksankan pengamanan perbatasan. Termasuk didalam Kampung Bokem ini. Namun kami melihat ada potensi-potensi yang belum tergali. Yaitu banyaknya lahan-lahan kosong. Sehingga Satgas Yonif 315/Garuda terpanggil untuk melaksanakan pendampingan dalam penanaman padi organik jenis Inpari 32 ini. Diharpkan, warga Kampung Bokem untuk bisa lebih produktif lagi.

“ Panen raya ini merupakan sesuatu yang sangat luar biasa dari 50 hektar yang kita panen, ini adalah panen yang terakhir seluas 3 hektar. Proses penanaman padi organik yang kita tanam ini tidak menggunakan obat-obat kimia melainkan menggunakan bahan-bahan organik dan menjadi prioritas kami untuk dikembangkan,“ pungkas Eddy Santoso.

Panen raya yang dilaksanakan ini merupakan bukti rasa kebersamaan Satgas Yonif 315/Garuda terhadap sesama komponen bangsa untuk mensukseskan program pemerintah dalam rangka mencapai swasembada pangan. Diharapkan hal itu dapat menjadi momentum bagi seluruh aparat pemerintah untuk saling mendukung dan bekerja sama dalam pencapaian target padi khususnya di perbatasan Kabupaten Merauke. (Sumber : Pendam III/Siliwangi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here