Laporan : Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-107 Kodim 0608/CJR, memberikan penyuluhan pertanian di lokasi kegiatan, Kamis (02/04).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Kelompok Tani (Poktan) beserta anggotanya, yang berasal dari Desa Mekargalih dan Mekarmulya Cikalongkulon Cianjur Jawa Barat.

Penyuluhan tersebut berlangsung di Posko TMMD. Tepatnya di Kampung Ciwaregu Desa Mekargalih Cikalonglulon Cianjur. Adapun yang mengisi atau pematerinya Babinsa Desa Mekarmulya dan Mekargalih.

Meski hanya beralaskan terpal dan berlangsung dibawah terik matahari, para peserta pun sadar akan situasi saat ini yang disebut physical distancing. Satu sama lain saling menjaga jarak selama pembinaan/penyuluhan berlangsung.

Untuk di Desa Mekargalih dan Mekarmulya memang memiliki potensi pertanian yang sangat melimpah. Sehingga wajar TNI hadir untuk mendukung pertanian disana dengan cara memberikan edukasi-edukasi tentang pertanian.

Diakui salah seorang Ketua Poktan dari Desa Mekargalih Ajril, dirinya merasa sangat beruntung manakala ditengah kondisi seperti saat ini, kelompoknya mendapat pencerahan dari anggota Satgas TMMD.

” Alhamdulillah dengan adanya pembinaan dari TNI ini, kami selaku kelompok tani mengucapkan terima kasih. Semoga apa yang disampaikan bermanfaat bagi kami,” ungkap Ajril.

Lanjutnya, dengan diberikan pencerahan seperti ini, para peserta pun terlihat antusias mengikuti pembinaan pertanian yang diberikan Satgas TMMD Kodim 0608/Cianjur ini. Tinggal bagaimana pihaknya terapkan dilapangannya.

” Untuk materi kita rasa cukup banyak untuk dijadikan eksperimen dilapangan, tinggal kita memikirkan masalah modal dan pelaksanaannya saja. Mudah-mudahan dengan perbekalan teori yang cukup kedepannya akan ada penyertaan modal usaha untuk petani dari pemerintah,” pungkasnya.

Kelompok tani yang lain mengucapkan terima kasih atas pembekalan materi yang sudah diberikan. Pihaknya, merasa bisa bangkit dan optimis kedepannya bisa lebih maju lagi.

” Dari apa yang disampaikan tadi, kami bisa bereksperimen saat berjalan nanti, hanya saja kita saat ini kekurangan biaya untuk modal,” tambahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here