Laporan: Sam/Iriyanto

Cianjur, metropuncaknews.com – Nekad, ditengah berlangsungnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, keluarga Budi Hermawan, warga Kampung Sukadana RT 02/06 Desa Haurwangi Kecamatan Haurwangi Kabupaten Cianjur, mengelar hajatan pernikahan putrinya, Kamis (22/7/2021). Namun pada pukul 13.30 WIB, di bubarkan Tim Satgas Covid 19 Kecamatan Haurwangi.

Pasalnya, hajatan pernikahan tersebut, menampilkan orgen tunggal di halaman depan rumahnya. Hingga banyak undangan yang datang juga menimbulkan kerumunan.

Ketua Satgas Covid 19 Kecamatan Haurwangi, Iwan Karyadi mengatakan, pihaknya mengetahui adanya hajatan pernikahan yang menyajikan hiburan orgen tunggal itu, ada informasi dari masyarakat itu sendiri.

Setelah mendapat laporan demikian, pihaknya langsung berangkat bersama  anggota Satgas Covid 19 lainnya. Seperti diantaranya anggota Polsek, Koramil, Puskesmas dan Kasi Trantib Kecamatan setempat dan langsung membubarkan hiburan orgen tunggalnya.

Selain itu, pribumi dan pemilik organ tunggal diberi arahan di tempat. Sementara yang lainnya di undang hadir ke Polsek Bojongpicung.

“ Selain akan diberi arahan lebih lanjut juga akan dibuatkan perjanjian tidak akan lagi melanggar aturan PPKM Darurat,” jelas Camat.  

Sementara itu, Ketua Satgas Covid 19 Desa Haurwangi, H. Dede Supyanudin, SH, MM menambahkan, jauh sebelumnya pihaknya telah membuat himbauan sesuai SOP PPKM Darurat. Baik secara lisan maupun secara tulisan.

Maka dengan adanya itu, diharapkan pada seluruh warga Desa Haurwangi, imbauan pemerintah tersebut jangan dianggap sepele dan jangan dilanggar. Karena kalau setelah kejadian seperti itu banyak kerugiannya,

“ Pemilik hajatan rugi materi juga  moral dan masyarakat yang hadir dirugikan bila terpapar Covid-19,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here