Laporan : Sandi/Dhani

Cianjur, metropuncaknews.com – Tujuh orang pemuda di Kecamatan Agrabinta, Cianjur selatan, Jawa Barat, ditangkap Satreskrim Polsek Agrabinta, Rabu (22/07) kemarin.

Penangkapan tersebut lantaran pihak Kepolisian Sektor Agrabinta menerima laporan dari seorang gadis remaja berinisial MC (15) yang diduga sudah menjadi korban pelecehan seksual oleh para pelaku.

Menurut informasi yang dihimpun awak media, sebetulnya ada 8 pelaku yang diduga telah melakukan perbuatan bejat itu. Tapi salah seorang pelaku berhasil melarikan diri dan saat ini pun sedang dalam pengejaran pihak kepolisian.

Berikut inisial para pelaku yang rata-rata masih dibawah umur DD,SP,ABD,DN,KP,YD,RN. Kendati demikian ada salah satu diantaranya yang sudah dewasa.

Kapolsek Agrabinta AKP Ipid A. Saputra membenarkan, pihaknya melalui anggota Reskrim Polsek Agrabinta telah menangkap ketujuh orang pemuda yang sudah membawa seorang gadis masih dibawah umur tanpa seijin orangtua. Gadis tersebut duga sudah menjadi korban pelecehan ceksual KP dan rekanannya.

” Kronologisnya pada Rabu 15 Juli 2020 sekira pukul 18.00 WIB, MC dijemput SP menggunakan sepeda motor. Setelah bertemu dibawanya ke sebuah warung dan bertemu dengan teman SP lainnya,” jelas Kapolsek.

Lanjutnya, si korban ini dicekok minuman keras dan dipaksa untuk minum pil oleh pelaku. Sehingga korban pun tak sadarkan diri.

” Nah, pada saat itulah korban disetubuhi oleh terduga para pelaku,” terang Kapolsek Agrabinta.

Kapolsek juga menyampaikan, kemudian pada saat korban belum sadarkan diri ditinggalkan para pelaku di Kampung Simpangjambe, Desa Sukapura Cidaun. Menurut keluarga korban, MC diantarkan warga dalam keadaan tak sadarkan diri dan muntah darah.

” Dari hasil pengembangan dan pemerikasaan, MC mengatakan, dirinya telah mengalami pelecehan seksual oleh KP, DD dan rekan lainnya, bukan sama SP,” tuturnya.

Para terduga yang sudah diamanakan Polsek Agrabinta, kini berada di Polres Cianjur dan sudah dilimpahkan ke Unit PPA Polres Cianjur. Sementara satu orang terduga lainnya masih buron.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here