Ilustrasi

Laporan : Shandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Warga Kampung Cijambe RT 03/ 01, Desa Kertasari, Kecamatan Sindangbarang, Cianjur Selatan, digegerkan dengan penemuan jenazah Sariah (38). Jenazah Sariah ditemukan didalam kamarnya sendiri dan sudah membusuk, Sabtu (6/10) kemarin.

Almarhumah yang tergolong keluarga miskin, tinggal sendiri di rumah panggung berukuran 5 x 7 meter. Hal tersebut, sontak membuat keluarga dan warga geger dengan ditemukannya mayat Sariah.

Menurut salah seorang warga setempat Samsiah (47) menerangkan, Sariah mengidap penyakit asma. Sementara anaknya saat ini bekerja di Malaysia sebagai TKI.

Samsiah dan warga, merasa ada yang tak lazim, karena biasanya Almarhumah selalu keluar rumah dan bertetangga baik dan ramah. Sementara dalam tiga hari terakhir, Sariah tidak pernah keluar rumah.

Apakah dia pergi ke rumah saudaranya atau gimana? tanya salah seorang warga lainnya.

” Karena penasaran, ditengoklah ke rumahnya, setelah dilihat dari kaca jendela kamar, ditemukanlah Sariah sedang terlentang. Merasa ada yang tak lazim maka didobraklah pintu rumah yang dikunci dari dalam. Dan ternyata Sariah sudah meninggal dunia, terbujur kaku diatas ranjang bahkan jasadnya sudah mulai membusuk,” katanya.

Dihubungi melalui telepon selularnya Kapolsek Sindangbarang AKP Nandang membenarkan adanya perihal penemuan mayat di wilayah hukumnya.

” Benar sekali adanya penemuan sesosok mayat berjenis kelamin perempuan, usianya sekitaran 38 tahun, warga Kampung Cijambe, Desa Kerta Sari, Kecamatan Sindangbarang sekitaran kurang lebih jam 10.00 WIB di dalam kamar rumahnya,” kata Nandang.

Selanjutnya Nandang mengatakan, pada hari Sabtu tanggal 6 Oktober 2018, anggotanya mendapat laporan dari warga, adanya penemuan sesosok mayat terlentang berjenis perempuan didalam kamar rumahnya sendiri. Setelah mendapat laporan, pihaknya bersama Kanit Reskrim, Babinmas, dibantu 2 orang dari puskesmas langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP. Setibanya di lokasi, kami langsung melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. Dari hasil olah TKP, tim medis Puskesmas Sindangbarang,  tidak menemukan tanda-tanda adanya bekas kekerasaan atau penganiyayan.

Kapolsek menambahkan, setelah dilakukan koordinasi dengan keluarga korban, pihak keluarga korban merasa keberatan kalau untuk dilakukan otopsi. Pihak keluarga korban menerima kejadian meninggalnya keluarganya sebagai takdir dari Alloh SWT dan selanjutnya korban langsung akan dimakamkan oleh pihak keluarganya. “ Kejadian penemuan mayat ini, kami juga sudah melaporkan ke Kapolres Cianjur,” ujarnya menegaskan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here