Petugas Damkar Cianjur ssaat memusnahkan sarang Tawon Pespa

Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Tawon Pespa yang bersarang di plapon depan rumah milik Nenek Nur Aminah (75) warga Kampung Babakan Laban RT 03/04, Desa /Kecamatan Bojongpicung Cianjur, dimusnahkan pihak Damkar Cianjur dibantu warga setempat, Minggu (15/12) sekira pukul 1. 30 WIB.  

Salah seorang warga setempat, Wawan Herlina (53) yang biasa disapa Bohax menjelaskan, tawon pespa yang itu benar-benar membahayakan warga. Pemilik rumah pun tidak bisa melakukan aktivitas keluar rumah. Karena setiap orang lewat, baik yang berjalan kaki maupun yang naik motor di sekitar tempat itu, selalu dikejar tawon dan disengatnya.

Karena itu, warga beserta Ketua RT 03 langsung melaporkannya pada pemerintah desa. Maksudnya supaya sarang tawon segera dimusnahkan. Satu hari setelah laporan, datang tim ahli dari Damkar Cianjur yang dibarengi pihak Desa dan pihak Kecamatan Bojongpicung untuk memusnahkan sarang tawon tersebut.

Setelah dimusnahkannya sarang tawon tersebut, seluruh warga  merasa bersyukur. Karena kini tidak lagi takut disengat tawon yang membahayakan nyawa manusia.  

Sementara itu, Camat Bojongpicung, Ejen Jenal Mutaqin mengatakan, memang benar pihak kecamatan telah menerima laporan dari pihak desa dan masyarakat. Tentang tawon pespa yang bersarang di plapon atap rumah milik Nenek Nus.

Camat menyebutkan, Tawon Pespa nalurinya sangat sensitif. Bila satu ekor menyengat manusia atau menyengat hewan maka tawon yang lainnya akan datang bergerombol ikut menyengat pula.  Hingga si korban bisa kehilangan nyawa.

Atas laporan tersebut, maka pihaknya langsung minta bantuan pada pihak Damkar untuk segera memusnahkan sarang tawon yang sudah besar sebesar ember penampungan air.  “ Kami atas nama pemerintah kecamatan, desa dan seluruh warga Kecamatan Bojongpicung, mengucapkan terima kasih pada pihak dinas terkait yang telah ikut partisipasi memusnahkan sarang tawon Pespa,” kata Ejen Jenal Mutaqin, Senin (16/12).

Dilain pihak, Pjs Kades Bojongpicung Nepo Juandi menambahkan, setelah adanya laporan dari Ketua RT 03 didampingi tokoh masyarakat yang menyebutkan di Kampung Babakan Laban banyak orang pejalan kaki dikejar tawon. Bahkan pemilik rumah terisolasi di dalam rumah, karena takut disengat tawon.

“ Kini setelah dimusnahkannya sarang tawon pespa yang membahayakan warga, kami merasa lega dan mengucapkan terima kasih pada semua pihak,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here