Sambungan cor beton yang tidak rata hingga sangat membahayakan pengguna jalan

Liputan : Cece

Cianjur, metropuncaknews.com – Pembangunan Cor beton Jalan Cicariang, Desa Jambudipa, Kecamatan Warung kondang, Cianjur, dikeluhkan penguna jalan. Utamanya pada sambungan cor beton jalan antara ujung dengan ujung jalan tidak pas, tinggi sebelah. Hingga sering terjadi kecelakaan lalu lintas.

Seperti yang dialami Roshid (36) warga Kampung Cicariang RT. 01/07, Desa Jambudipa. Belum lama ini kendaraan motor yang dikemudikannya jatuh. Hingga mengalami luka dan motornya rusak berat. Tidak hanya itu saja, angkot yang sering melewati sambungan jalan tersebut sering mengalami kerusakan dibagian roda depan dan sayap serta sasis kendaraan.

Informasi yang dapat dihimpun, pembangunan cor beton jalan Cicariang sepanjang 5 Km, lebar 6 meter itu, dikerjakan pihak rekanan dari Cianjur. Sedangkan biayanya berasal dari dana bantuan Pemkab Cianjur.

Namun sayang pengerjaannya diduga asal-asalan. Kerena terlihat dari sambungan jalan antara pengerjaan yang pertama dengan pengerjaan yang kedua, sambungan jalannya tidak pas melainkan tinggi sebelah, perbedaan ketingiannya mencapai kurang lebih 10 Cm.

Karena kondisi sambungan jalan seperti itu, banyak pegguna jalan yang mengeluh. Utamanya pengguna jalan yang baru melintas di jalan tersebut. Karena kelihatannya jalan rata ternyata tinggi sebelah.  Hingga banyak yang jatuh terpelanting dan mengalami luka serta motornya rusak.

Melihat kondisi jalan yang demikian, diharapkan kepada pihak Pemkab Cianjur, agar sambungan jalan tersebut, segera diperbaiki. “Supaya tidak terlalu banyak warga setempat dan pengenguna jalan lainnya yang mengalami kecelakaan,” ucap Roshid.

Sementata itu, tokoh masyarakat Desa Jambudipa, Kecamatan Warungkondang, Aang Rahmat mengatakan, memang benar adanya bahwa sambungan jalan yang dibangunnya diduga asal asalan. Hal itu jelas membahayakan penguna jalan, baik motor maupun mobil.

Hampir tiap hari sering terjadi kecelakaan, utamanya pengguna jalan yang bukan berasal warga setempat. Karena ketidak tahuan adanya sambungan jalan yang tinggi sebelah. Tidak hanya itu saja mobil yang melintas kadang kesulitan melewati sambungan jalan tersebut, hingga harus ekstra hati hati.

Karena itu diharapkan pada pihak fesa, kecamatan maupun PUPR Kabupaten Cianjur segera memberbaiki sambungan jalan tersebut. “Supaya tidak terlalu banyak yang mengalami kecelakaan dan sebelum adanya korban jiwa, sebab kalau dibiarkan bisa terjadi adanya korban jiwa,” ucap Aang Rahmat pada awak media

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here