Laporan : Sam Apip

Cianjur metropuncaknews.com – Puluhan rumah milik warga Kampung Sukamanah RW 07 Desa Hegarmanah Kecamatan Bojongpicung Cianjur, tergenang banjir bandang. Banjir tersebut terjadiakibat air yang meluap dari kali Ciranjang, Senin (16/03) sekira Pukul 20. 00 WIB.

Tidak hanya itu saja, pada waktu yang sama, puluhan rumah milik warga  Kampung Pasir Angin RW 13 Desa Nanggalamekar Kecamatan Ciranjang, terpendam air bandang pula. Banjit itu akibat luapan Kali Ciranjang yang melintasi dua kampung tersebut.

Kejadian musibah banjir bandang, tidak mengakibatkan korban jiwa. Hanya mengakibatkan kerugian material saja. Namun kerugian akibat musibah tersebut hingga kini belum bisa diprediksi jumlahnya.

Salah seorang  tokoh pemuda Kampung Sukamanah RW 07, Gungun Gumelar (45) menjelaskan, terjadinya banjir bandang itu akibat luapan kali Ciranjang yang melintasi dua kampung. Yaitu Kampung Pasir Angin dan Kampung Sukamanah. Sungai tersebut tak mampu menampung air akibat adanya hujan deras yang cukup lama. Yakni dari pukul 17. 00 sampai dengan pukul 20.00 WIB.

Selain itu, juga akibat adanya tiang tengah penyangga jembatan penghubung antara Kampung Sukamanah dan Pasir Anginyang  banyak menahan sampah, bambu dan kayu yang terbawa arus air. Hingga aliran air tertutup dan meluap kepermukiman warga di dua kampung.

Genangan air masuk ke dalam rumah warga setinggi 20 sampai 30 Cm. Sedangkan di pekarang rumah mencapai setinggi paha sampai setinggi pinggang orang dewasa.

Sementara itu, Ketua RT 01/13  Kampung Pasir Angin H. Undang (46) menambahkan, terjadinya banjir bandang akibat meluapnya kali Ciranjang. Hal itu terjadi bukan untuk yang pertama kalinya.  Sering terjadi, tapi hanya terjadi setiap 5 sampai 10 tahun sekali.

Hingga kejadian tersebut, tidak asing lagi bagi warga Kampung Pasir Angin dan warga Kampung Sukamanah. Namun, terjadinya banjir bandang yang sekarang tidak terlalu parah dibanding banjir bandang beberapa tahun yang lalu. Karena sekarang pinggiran kali Ciranjang nya sudah bangun Tembok Penyangga Tanah (TPT).

“ Tapi kalau untuk lebih aman lagi, tiang tengah penyangga jembatan dihilangkan, maka arus air kali Ciranjang akan lebih lancar, karena tidak akan ada  sampah nyangkut ditiang jemabatan,” jelas Unang.

Sekdes Hegarmanah, Iyus Fitja Yusman mengatakan, kejadian tersebut, telah dilaporkan pada pihak Muspika di dua kecamatan melalui WhatsApp. Laporan secara tertulis mungkin besok pagi. Karena sekarang masih mendata bangunan rumah yang terpendam banjir.

Selain itu, pihaknya mohon pada pihak BPBD Cianjur untuk segera turun ke lokasi guna membantu warga yang terkena banjir, juga pada pihak Dinas Kesehatan mohon bantuan pemeriksaan kesehatan warga yang rumahnya terpendam banjir. “ Karena biasanya selalu ada dampak seperti diare, gatal gatal, demam dan penyakit lainnya,” jelas Iyus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here