Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Satu unit bangunan rumah panggung ukuran 7X6 meter, milik Mang Aja (40) warga Kp Pasir Astana Sirnagalaih RT 03/09 Desa Mekargalih Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur, ambruk tertimpa pohoh tumbang, akibat angin kencang, Selasa (16/11) sekira pukul 16. 30 WIB

Informasi yang dapat dihimpun, siang harinya panas matahari cukup menyenga. Pada petang harinya langsung mendadak redup, tanda-tanda akan turun hujan langit  mulai terlihat mendung.

 Petang harinya sekitar pukul 16, 30 WIB datang angin kencang dari arah selatan disertai hujan lebat. Tak lama kemudian pohon pete yang berada di pinggir kanan rumah, tumbang menimpa bangunan rumah Mang Aja hingga ambruk.

Tidak cukup sampai disitu, ternyata angin terus ngamuk.  Genting rumah milik warga berterbangan. Asbes atap Pos Kampling terbang pula dan jatuh di lahan kosong. Beruntung, pada kejadian bencana alam tersebut, tidak mengakibatkan korban jiwa. “ Hanya keluarga mang Aja menderita kerugian matrial sekitar senilai belasan juta rupiah,” kata Didin Ruswandi Ketua RT 03.

Sementara itu, Ketua RW 09 Desa Mekargalih,  Lukman (45) menambahkan, mengetahui ambruknya rumah panggung milik mang Aja, itu informaai dari Ketua RT 03 dan masyarakat.

Setelah dilihat nyatanya benar adanya pohon pete menimpa rumah, hingga ambruk. Untuk sementara pemilik rumah ambruk dievakuasi di rumah Ketua RT. Sedangkan  pohon yang menimpa rumah hingga kini belum dievakuasi karena membutuhkan alat dan tenaga yang cukup banyak. Rencananya besok pagi baru akan dievakuasinya.

“ Tidak ada korban jiwa, hanya mang Aja yang nota bene hidup masih sendirian menderita kerugian matrial yang diperkirakan sekitar puluhan juta rupiah. Terjadinya bencana alam angin kencang yang mengakibatkan rumah ambruk, sudah dilaporkan pada pihak Desa Mekargalih, mungin besok pihaknya datang kelokasi kejadian, ucapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here