Kebakaran yang meluluh-lantakan sebuah rumah terjadi pada JUamat (01/05) di Desa/Kecamatan Cijati, Cianjur Selatan

Liputan : Sam AS

Cianjur, metropuncaknews.com – Rumah pangung ukuran 10 X 6 meter, milik keluarga Agus (52) warga Kampung Cijati RT 02/04, Desa/Kecamatan Cijati, Cianjur Selatan, Jumat (01/06), sekira pukul 19,00 WIB, ludes terbakar  jadi abu.

Titik api diduga berasal dari kompor tungku kayu bakar yang berada di dapur belakang rumah. Tidak ada korban jiwa pada kejadian nahas tersebut. pemilik rumah hanya menderita kerugian materi diperkirakan mencapai  puluhan juta rupiah.

Informasi yang dapat dihimpun, kobaran api mulanya terlihat sudah membumbung tinggi di bagian dapur  belakang rumah. Saat itu warga sedang melaksanakan shalat berjamaah tarawih di masjid. Baru saja selesai beberapa rakaat, seluruh jamaah langsung membubarkan diri berhamburan keluar guna menolong memadamkan kobaran api dengan alat seadanya.

Namun sayang, kobaran api semakin cepat dan membumbung tinggi, hingga  sulit dipadamkan serta cepat merembet ke bangunan tengah rumah. Hanya dalam kurun waktu 30 menit, seluruh bangunan rumah panggung beserta isinya  ludes jadi abu.

Ketua PAC ARWT Kecamatan Cijati,  Dimyati (50) mengatakan, harap Agus beserta keluarga sabar dan tawakal.  Semoga Allah SWT segera menggantinya harta yang terbakar dengan cepat. Selain itu pihaknya mengharapkan uluran tangan para dermawan untuk meringankan beban hidup keluarga Agus yang baru saja rumahnya terbakar.

Sementara itu, Kepala Desa Cijati, Kecamatan Cijati,  Ela Suryàna (48) menambahkan, dengan terjadinya kebakaran rumah milik keluarga Agus, pihaknya ikut berduka cita dan prihatin. Karena disaat kondisi bulan Randan rumah tiggal beserta isinya ludes terbakar api jadi abu.

Adanya kejadian kebakaran rumah, pihaknya langsung melaporkannya pada pihak Kecamatan, Polsek dan pada pihak Pemkab Cianjur,  khususnya pada BPBD Kabuapten Cianjur. Semoga saja segera ada perhatian.

Maka dengan adanya kejadian tersebut, pihaknya dalam waktu dekat akan segera berupaya untuk membantu meringankan beban keluarga Agus. “ Minimal untuk makan sehari hari dan ganti pakaian, karena yang tersisa hanya pakaian yang dipakainya saja,” ucap Ela Suryana.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here