Laporan: Sandi/Cece

Cianjur, metropuncaknews.com – Dimusim kemarau ini, masyarakat perlu ekstra hati-hati terhadap bahaya kebakaran. Apalagi saat rumah akan ditinggalkan. Sebab, musibah kebakaran bisa datang setiap saat. Seperti yang terjadi di Kampung Parungpetir RT 01/07 Desa Girimukti Kecamatan Sindangbarang, Cianjur Selatan. Rumah panggung berukuran 5 x 11 meter hangus dan rata dengan tanah diamuk si jago merah,  Kamis (05/9) sekira pukul 08.00 WIB.

Dalam kejadian itu, tak ada satu benda pun yang tersisa. Mulai dari bangunan rumah maupun perabotan rumah tangga, semua hangus tak ada yang tersisa.

Melalui Paur Humas Polres Cianjur, IPDA Budi Setiayuda, Polsek setempat melaporkan, pada saat kejadian pemilih rumah sedang tidak ada di tempat. Kuat dugaan penyebab hangusnya rumah beserta perabotannya itu, dari konsleting arus listrik.

” Ya, ketika rumah ditinggalkan pemiliknya, sang istri pergi ke sawah dan suami mengambil air ke sungai, terjadilah konsleting listrik yang mengakibatkan rumah beserta isinya hangus terbakar,” terangnya.

Lanjut Budi, upaya pemadaman api sulit dilakukan,  karena posisi rumah (TKP), berada di jalan setapak. Selain itu tidak ada sumber air karena musim kemarau.

” Muspika yang datang ke lokasi kejadian diantaranya, Kapolsek Sindangbarang beserta Babinkamtibmas Brigadir Jajat Hermawan, dan Kepala Desa Girimukti. Upaya yang dilakukan setelah menerima laporan kejadian, mendatangi TKP, mengumpulkan barang bukti, mencari dan mencatat keterangan saksi, dari H. Sukur, Enen dan Iyom. Kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp. 100 juta,” tandasnya.

Berikut nama pemilik rumah, Rustandi bin Udih (38), pekerjaan buruh (Kepala rumah tangga/Suami) dan Siti Robiah (37), pekerjaan ibu rumah tangga (Istri).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here