Laporan : Sam Apip/Agus

Cian jur, metropuncaknews.com – Rumah milik H. Ade Anwar, warga Kp Mareleng RT 01/01 Desa Cipeuyeum Kecamatan Haurwangi Kabupaten Cianjur, dirusak gerombolan orang tak dikena. Kaca jendela depan rusak dilempar batu, botol dan bom molotov, Sabtu (26/09) sekira pukul 23.30 WIB.

Tak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut. Hanya pemilik rumah menderita kurugian jutaan rupiah. Kejadian tersebut sudah dilaporkan ke pihak Kepolisian Sektor Bojongpicung. 

H. Ade Anwar saat dihubungi mengatakan, ketika kejadian pengrusakan rumah, ia bersama keluarganya sedang tidur di kamar depan. Menjelang tengah malam tiba-tiba terdengar suara lemparan benda keras beberapa kali ke depan rumah. Selain itu, terdengar pula suara kaca pecah.

Mendengar suara tersebut, Ade Anwar langsung bangun dan membuka goreng jendela ngintip melihat keluar dan langsung keluar. Ternyata benar,  di teras depan banyak pecahan kaca, batu dan botol yang dijadikan bom molotov. Dua kaca jendela rusak parah, pintu dan dinding tempo depan rusak.

Setelah melakukan pengurusakan, para pelaku langsung kabur ke arah Haurwangi dengan mengunakan 4 sepeda motor. Tiap motornya 3 orang sambil menenteng samurai, celurit dan juga golok.

Tentu saja kejadian pengrusakan rumah tersebut, membuat Ade Anwar tak habis pikir. Karena, ia merasa tidak pernah punya masalah atau musuh. Demikian juga penghuni rumah lainnya. Karena Ade Anwar bersama keluarga baru sekitar 3 bulan lamanya tinggak di rumah tersebut.  

Sementara itu, Ketua RW 01 Mamat Rahmat mengatakan, kebetulan rumah yang dirusak gerombolan tersebut dekat dengan rumahnya. Maka saat terdengar ada keributan, Mamat langsung keluar rumah. Namun para pelaku sudah tidak ada di tempat kejadian.

Dua kaca jendela pecah. Beruntung, bom molotov tak nyala. Bahan bakarnya bensin. Sedangkan pecahan botol berserakan di teras depan rumah milik Ade Anwar.

“ Kejadian pengrusakan rumah itu tidak hanya sekarang saja, pada malam Sabtu kemarin terjadi hal yang sama di Cibodas Desa Karangwangi Kecamatan Ciranjang yang lokasinya tak jauh dari tempat kejadian pengrusakan sekarang,” ujar Mamat.

Dilain pihak, Kepala Desa Cipeuyeum Entis Sutisna, membenarkan ada pengrusakan rumah, oleh gerombolan  orang tak dikenal. “Namun entah apa modusnya, karena para pelaku tidak tertangkap, kabur ke arah Haurwangi.,” kata Entis. Selanjutnya Entis mengatakan, dengan adanya kejadian tersebut,  diharapkan pada seluruh warga Desa Cipeuyeum untuk meningkatkan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling). “ Karena dengan adanya Siskamling, dapat mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan semua pihak,” ujarnya pada awak media, Minggu (27/09).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here