Dandim Cianjur, Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani poto bersama Badridin seusai menyerahkan kunci rumah pada Badrudin

Laporan : Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Pembangunan rumah milik keluarga Badranudin (56), warga Kampung Maleber  RT 3/12 Desa Ciherang Kecamatan Pacet, akhinya rampung. Sebelumnya Badranudin beserta keluarganya tinggal di rumah tidak layak huni.

Badranudin, nampak tak bisa menahan haru saat Dandim 0608/CJR Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani, menyerahkan kunci rumah yang baru selesai dibangun itu.

” Dalam membangun rumah milik Badranudin ini, Kodim 0608/CJR bekerjasama dengan Klinik Harapan Sehat, Forkopimda, hal itu dilakukan dalam rangka memperingati Hari Juang TNI AD 2019 yang ke-74,” kata Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani.

Lanjut Dandim 0608/CJR, proses pembangunan rumah Badranudin, berjalan kurang lebih sekitar tiga mingguan, dan alhamdulillah kini sudah bisa ditempati.

” Dalam pelaksaannya, kita secara bersama-sama bergotong-royong, kita juga punya program Berbagi Rasa dengan Sesama (Beras Delima) dan Binter Terpadu Kodim 0608/CJR Tahun 2019 untuk membantu masyarakat. Terakhir, saya mengucapkan banyak terimakasih kepada semua jajaran yang sudah membantu program-program kami,” tandasnya.

Turut hadir pada kesempatan itu, dr Yusuf Nugraha owner Klinik Harapan. Yusuf juga megungkapkan rasa terima kasihnya kepada Dandim 0608/Cianjur, beserta tamu undangan lainnya yang telah bersama-sama rakyat membantu masyarakat.

” Banyak masyarakat yang saat ini sedang kesulitan. Kendati demikian, berkat kegiatan teritorial pembinaan terpadu Kodim 0608/CJR, bekerjasama dengam berbagai elemen masyarakat, pembangunan rumah Badranudin bisa selesai dibangun,” kata Yusuf.

Lebih lanjut Yusuf mengatakan, dengan adanya kegiatan tersebut, membuktikan sinergitas TNI Manunggal dengan rakyat, itu sangat luar biasa. Pihanya juga tidak memungkiri bahwa Dandim 0608/CJR sangat responsif dengan adanya pelaporan warga yang kesulitan dan bahkan Dandim pun rela terjun langsung ke lapangan.

” Beruntung Cianjur memiliki Dandim yang cepat tanggap, ketika ada pelaporan warga yang kesulitan, pihak langsung menyiapkan anggota untuk segera mengeksekusinya secara langsung,” ujarnya.

Adapun material yang digunakan untuk pembangunan rumah Badranudin, dr Yusuf membuatnya dengan bahan khusus yang kuat/kokoh dan ramah lingkungan dengan bahan plastik.

” Perlu kita ketahui, bahwa plastik itu tidak bisa terurai selama 500 tahun. Nah, maka dari itulah saya berinisiatif mengolahnya, supaya bisa dijadikan material bangunan,” jelasnya.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut, Camat Pacet Yudi Suhatoyo. Pada kesempatan itu Yudi mengatakan, dirinya menyambut baik program-program tersebut. Menuru dia, upaya yang dilakukan TNI AD ini adalah hal yang positif, bisa memberi motivasi pada orang-orang mampu untuk lebih peduli terhadap sesama.

” Saat ini, kami sedang mendata jumlah rutilahu. Jadi ketika ada program rutilahu bisa tepat sasaran. Apa yang sudah dilakukan saat ini, mudah-mudahan bisa menjadi contoh bagi yang lain. Saya berharap kegiatan seperti ini bisa terus berjalan,” ungkap Yudi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here