Peresmian ruangan baru di Yayasan Al-Mashum Mardiyah

Laporan : Shandi 

Cianjur, metropuncaknews.com – Yayasan Al-Ma’shum Mardiyah di Jalan Simpang Galudra No. 76, Desa Galudra, Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur, meresmikan lima ruangan barunya. Ruangan baru tersebut akan digunakan sesuai peruntukannya dan peresmiannya dilaksanakan pada, Selasa (16/10).

Pada awalnya pendirian SMP Al- Ma’shum Mardiyah dan SMKnya, memang dikhususkan untuk orang-orang Nyalindung dan sekitarnya saja. Selain itu juga dalam rangka meningkatkan angka partisipasi murni maupun angka partisipasi kasar  khususnya.

Pendirian SMK ini bertujuan supaya alumni-alumni yang dari SMP Al-Ma’shum, tidak terlepas dari akarnya. Karena  mereka akan dekat pada dunia pertanian, maka dari itu diambilah jurusan APHP dan multimedia.

Untuk pemilihan jurusan Multimedia itu merupakan dalam rangka bagaimana pelajar ikut mengapresiasikan perkembangan di era dunia digital modern ini.

Ditemui seusai kegiatan, Kepala Sekolah Al-Ma’shum, H. Dharsono Sumardjo, M.Pd, mengatakan, alhamdulillah disini itu tidak hanya pendidikan formal saja,  tetapi berbarengan dengan pondok pesantren. Jadi mereka sekolah dan mengajinya di Al-Ma’shum Mardiyah ini. Dan perkembangannya juga cukup pesat. Terbukti dengan selain pelajar atau santri dari Galudra, Nyalindung dan sekitarnya, ada juga yang dari luar Cianjur. “ Seperti dari Bogor, Jakarta, Serang, Sumatera bahkan dari Kalimantan pun ada, tapi yang paling mendominasi dari Cianjur dan Cipanas,” kata Dharsono.

Tak lupa dirinya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada para donatur yang sudah membangunkan ruangan-ruangan baru dan fasilitas lainnya di Yayasan Al-Ma’shum Mardiyah ini. Karena ini akan mendorong anak-anak untuk lebih giat lagi belajarnya.

” Semoga apa yang telah diberikan, akan menjadi bermanfaat bagi para santriawan-santriawati yang belajar disini, dan diberikan keberkahan kepada seluruh donatur yang sudah menyumbangkan hartanya,” pungkasnya.

Ditemui terpisah ibu Ririn Perry Warjiyo istri dari Gubernur BI, Ketua Dewan Penasehat Persatuan Istri Pekerja Bank Indonesia (PIPEBI) mengatakan, atas nama Dewan Penasehat PIPEBI, dirinya sangat mengapresiasi dan berbahagia sekali bahwa PIPEBI pusat telah dapat mewujudkan kepedulian sosial dalam bentuk yang konkrit dan berkesinambungan untuk membantu mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“ Terima kasih yang setinggi-tingginya kepada ibu Loet Herna Afandi dan seluruh pihak yang telah membantu mewujudkan bantuan sosial PIPEBI pusat ini,” tuturnya.

Lanjutnya, pesantren merupakan wadah untuk menempa para santri menjadi penerus bangsa yang berilmu, beriman dan berakhlak mulia. Karena dalam kegiatan pesantren para santri dapat memperdalam ilmu pengetahuan dan akidah, sehingga terbentuk menthal spiritual yang tangguh dan istiqomah.

Hadir dalam peresmian tersebut, Dewan Penasehat PIPEBI, pimpinan Pondok pesanteren Al-Ma’shum Mardiyah beserta jajarannya, Kapolsek Cugenang, Babinsa Desa Nyalindung, Camat Cugenang, kepala desa yang diwakilkan dan ratusan siswa-siswi SMK Al-Ma’shum Mardiyah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here