Laporan : Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Sebanyak 33 Ketua RT dan 10 Ketua RW seDesa Mekarsari mengikuti Bintek RT/RW mengenai regulasi baru tahun 2020. Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula gedung Desa Mekarsari, Kamis (30/07).

Hadir pada kegiatan tersebut Camat Cianjur Kota, Kasi Bina Otonomi Daerah DPMD Kabupaten Cianjur, Baznas Kecamatan, BPD, LPM dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Kasi Bina Otonomi Daerah DPMD Kabupaten Cianjur Asep Koswara memberikan edukasi peningkatan kinerja dan penyelarasan lembaga kemasyarakatan seperti Ketua RT dan RW.

” Ya, yang disampaikan tadi itu menyamakan persepsi tentang tugas pokok dan fungsi lembaga kemasyarakatan terutama RT dan RW sesuai dengan Undang-Undang Desa,” kata Asep.

Disinggung mengenai seberapa besar pengetahuan Ketua RT dan RW tentang tupoksinya, Asep mengatakan, kalau untuk mengukur pemahamannya tentunya harus dilakukan evaluasi dan edukasi. Bisa dilihat mungkin nanti dari pola binteknya sendiri seperti apa.

Semisal adanya postest. Tapi kalau disini kebetulan panitianya tadi tidak menyediakan postest. Artinya kalau untuk mengukur, pihaknya tidak bisa menjabarkan seperti apa. “ Tapi kedepannya Insya Alloh dengan penyampaian yang intim mereka akan bisa mempunyainya karena kalau dilihat dari SDMnya rata-rata bertingkat pendidikan yang tinggi,” ujar Asep.

Selanjutnya Asep mengharapkan, menjelang Pilkada nanti untuk Ketua RT/RW bisa bekerjasama dengan PPS dan pemerintah desa. “Tujuannya ya untuk memudahkan pada saat melakukan verifikasi data untuk PPDP nanti,” jelasnya.

Kepala Desa Mekarsari Ujang Rahmat membenarkan adanya bintek regulasi baru tahun 2020. Intinya adalah bintek para Ketua RT pembinaan dalam mengelola tata kelola pemerintahan. Seperti yang disampaikan Kasi Otonomi Daerah DPMP Kabupaten Cianjur.

” Dalam hal ini saya mengharapkan setelah para RT mendapatkan keilmuan pemerintahan, setidaknya sekarang bisa memahami administrasi yang harus disiapkan mulai dari buku tamu, data orang meninggal dan keluar masuknya warga yang berkaitan pembantuan pemdes,” kata Ujang Rahmat.

Selanjutnya Ujang Rahmat mengimbau pada seluruh warga, dalam menghadapi pilkada 9 Desember nanti, masyarakat bisa menjaga kelangsungannya dengan aman dan damai.

” Saya mungkin satu kata dengan pak Camat, bahwa pilihan boleh beda tapi keamanan dan ketertiban tetap harus terjaga jangan sampai ditinggalkan,” imbuhnya.

Sementara Camat Cianjur Kota Tom Dani Gardiant mengatakan, benar dalam mengahadapi Pilkada nanti para RT dan RW bisa menjaga keamanan masyarakat diwilayahnya masing-masing supaya kondusif. Artinya tetap menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan masyarakat.

” Pilihan boleh berbeda, pendapat boleh berbeda penghasilan pun berbeda tapi persatuan dan kesatuan harus tetap terjaga. Saya berpesan tingkatkan kewaspadaan, keamanan dan ketertiban lingkungan masyarakat di wilayah RTnya masing-masing seperti dengan mengaktifkan ronda malam dan ada juga program Kang Jabur,” tambahnya.

Setelah Bintek, acara dilanjutkan dengan pemilihan Ketua Forum RT/RW tingkat desa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here