Ribuan Sekolah Yang Rusak Jadi Sorotan Ketua Dewan

0
45

Laporan : Bah Danni

Editor : YH

Cianjur, metropuncaknew.com – Miris usai libur panjang lantaran pandemi covid – 19 yang hampir 3 tahun, banyak ditemukan gedung dan ruangan kelas yang rusak, bahkan tak bisa digunakan.

Dengan ditemukan hal tersebut, jelas menuai sorotan kalangan Dewan di Kabupaten Cianjur, lantara Dewan sendiri sudah mendorong Pemerintah Kabupaten Cianjur agar memprioritaskan perbaikan sekolah – sekolah yang rusak tersebut.

Dikatakan Ketua DPRD Cianjur, Ganjar Ramadhan, Pemerintah Kabupaten Cianjur harusnya mencadangkan anggaran untuk perbaikan sekolah yang sudah rusak.

”Kami meminta dan mendorong Pemkab untuk menyiapkan dan mencadangkan anggaran untuk perbaikan sekolah – sekolah yang rusak dan perencanaannya pun harus benar – benar matang,” kata Ganjar kepada wartawan, Sabtu 3 September 2022 kemarin.

Menurutnya perbaikan sarana prasarana sekolah yang rusak, sangatlah perlu dilakukan untuk kenaikan IPM di Kabupaten Cianjur, sebagaimana yang dikatakan Bupati Cianjur.

“Ya untuk kenaikan IPM, jadi Pemerintah Daerah harus memperbaiki fasilitas sekolah-sekolah yang sudah rusak ini, jadi bukan hanya anggaran infrastruktur jalan saja yang diprioritaskan,” tuturnya.

Dia juga menjelaskan, melalui komisi D pihak DPRD akan segera melakukan RDP dengan Dinas terkait untuk membahas soal tersebut serta meminta dinas untuk memetakan sekolah mana yang butuh penanganan prioritas serta berapa anggaran yang diperlukan.

“Saya akan perintahkan komisi D selaku mitra dari Dinas Pendidikan untuk segera melakukan RDP, kami mohon dinas segera memberikan data sekolah mana saja yang butuh penanganan prioritas dan meminta laporan dinas soal sekolah-sekolah mana yang rusak baik ringan, sedang maupun berat,’’ jelasnya.

Ketua Dewan juga menyampaikan pihaknya mengaku akan mengawal usulan Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur dalam mengusulkan anggaran untuk perbaikan sekolah -sekolah yang rusak tersebut serta membantu mencarikan solusi mendapatkan anggarannya jika APBD tidak mencukupi, bisa melalui DAU, DAK dan dari Pemerintah Propinsi.

”Ya, tentunya kami akan mengawal usulan dinas, karena bagaimanapun juga itu untuk kepentingan kualitas pendidikan guna meningkatkan IPM di Cianjur,’’ ujarnya.

Masih dikatakannya, dirinya juga mengaku prihatin dengan banyaknya kondisi ruang kelas di sekolah – sekolah dasar yang ada di kabupaten Cianjur yang sudah rusak bahkan sampai rusak berat.

”Terkait kondisi ruang kelas yang sudah rusak berat atau parah di sekolah -sekolah, apalagi jumlahnya mencapai ribuan lebih, tentunya kami sangat prihatin dan ini harus segera mendapat penanganan,’’ tutupnya.

Menurut informasi dari Dinas Pendidikan mencatat Sebanyak 5.306 Sekolah Dasar di Kabupaten Cianjur yang kondisi bangunan atau ruangan kelas sudah mengalami kerusakan. Jumlah tersebut terdiri dari 1.649 sekolah yang rusak berat,1.952 rusak sedang,1.605 rusak ringan. Dan ada 1.201 sekolah yang kekurangan ruangan belajar.

Kabid SD Disdikpora Kab Cianjur : Hampir Disetiap Kecamatanpun Ada

Ditemui terpisah, Kabid SD Disdikpora kab cianjur, Arifin, S.Pd, M.Si, MH, mengatakan, kaitan dengan sekolah – sekolah yang rusak di Kab Cianjur itu sudah didata semua dan jumlahnya mencapai 1000 lebih, bukan hanya di Cikalong saja, melainkan di setiap kecamatan pun ada.

“Upaya yang kami lakukan mencoba mengusul bagaimana cara mendapat bantuan rehab baik dari DAK, DAU dan bantuan Provinsi termasuk dianggaran perubahan, ” kata Arifin.

Arifin melanjutkan, sebetulnya kami juga sangat prihatin melihat sarana prasarana yang berkaitan dengan kenyamanan murid untuk belajar itu tidak layak.

“Kalau memang demikian bagaimana bisa belajar dengan nyaman, jangan sampai pada saat KBM muncul kekhawatiran. Nah, dalam menyikapi hal tersebut kami dari Disdikpora terus berupaya dengan tidak tebang pilih semua kami usulkan. Mudah – mudahan ada rezekinya dari anggaran Indonesia yang sedang memperbaiki sektor ekonominya, sehingga bidang pendidikan pun menjadi skala prioritasnya, ” tandasnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here