Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Bagi warga yang kurang beruntung yang tidak pernah mendapat berbagai macam program bantuan dari pemerintah, seperti PKH, BPNT, Bantuan Provinsi, Bantuan Kabupaten dan sejenisnya, maka pemerintah pusat menggelontorkan dana bantuan yang disebut Bantuan Sosial Tunai (BST). Bantuan yang diberikan berupa uang tunai sebesar Rp 600 per Kepala Keluarga (KK).

Program BST tersebut dibagikan pada yang berhak menerimanya di setiap kantor pos yang ada di Kabupaten Cianjur,  mulai Jumat (15/05). Seperti halnya untuk warga Kecama Ciranjang, di Kantor Pos Unit Ciranjang, warga Bojongpicung dan warga Kecamatan Haurwangi di Kantor Pos Unit Bojongpicung.

Namun sayang, warga yang kurang beruntung  di Desa Neglasari dan Desa Cikondang, nampaknya luput dari pembagian BST Pusat. Selain itu juga bagi warga Desa Sukarama hanya  1 orang dan warga Desa Hegarmanah 1 orang. Tentu saja kejadian itu membuat heran berbagai pihak. Terutamanya bagi warga yang kurang beruntung.

Kepala Desa Neglasari Enci Nurhayati menjelaskan, pada dasarnya seluruh desa telah menginput data warga yang kurang beruntung minimalnya 150 sampai 450 orang. Hal itu diajukan sesuai petunjuk TKSK kecamatan saat datang kesetiap desa dan dari Kasi Kesra Kecamatan saat dilaksanakan rapat.

Namun nyatanya setelah keluar data valid dari dari Pemerintahan Pusat, nyatanya jauh dari yang diajukan dan diharapkan. Desa Neglasari, Cikondang kosong, Desa Sukarama yang dapat bantuan hanya 1 orang dan Desa Hegarmanah pun hanya 1 orang.

Kejadian tersebut membuat bingung para kepala desa. Entah dimana yang menjadi letak kesalahannya. Apakakah terlalu diburu oleh pihak TKSK hingga pihak operator kurang fokus. Apa memang sistem ITE yang sedang error. Hingga hasilnya mengecewakan.

“ Meski demikian, kami akan terus berupaya melakukan berbagai cara supaya warga kami dapat menerima bantuan BST Pusat,” ucap Enci.

Sementara itu, Kasi Kesra Kecamatan Bojongpicung, Bambang menjelaskan, TKSK sedang tidak ada di tempat. ” Kalau ada keperluan insya aloh akan saya jawab,,” ucap Bambang.

Bambang membenarkan, Desa Neglasari, Cikondang datanya kosong tidak seorang pun yang dapat BST. Desa Sukarama dan Desa Hegarmanah hanya dapat masing-masing 1 orang. Ke 4 desa tersebut sekarang sedang menjadi perbincangan berbagai pihak dan hal itu telah dilaporkannya pada pihak Dinas Sosial Kabupaten Cianjur.

Mengenai letak kesalahan, kata Bambang, rupanya sulit untuk menuduhkannya. Karena sebelumnya semua aparatur desa telah diberitahu cara menginput data dengan baik. Tapi dibalik itu mungkin pula adanya salah aplikasi saat menginput data atau terjadi akibat jaringan yang error  saat menginput, hingga tidak masuk pada selfer.

“ Hal itu tetap diupayakan supaya data yang sudah dinput bisa keluar pada periode lainnya, hingga semuanya kebagian BST Pusat, Ucap Bambang.

Sementara di Kecamatan Ciranjang, dari 9 Desa yang ada di Kecamatan Ciranjang, hanya satu Desa yang luput dari BST. Yakni Desa Karangwangi. “ Hal itu terjadi karena diduga operatornya minim ITE dan tidak memiliki Laptop khusus,” ucap Imas TKSK Ciranjang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here