Laporan: Sam/Iriyanto

Cianjur, metropuncaknews.com
Ratusan ton ikan berbagai jenis mati mendadak di Jaring terapung (Japung) Waduk Cirata, tepatnya di zona Jatinenggang, Malingping, Ciputri, Maleber, Patok Beusi, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Selasa (20/10/2021) dan di zona Palumbon Kabupaten Purwakarta sekarang mulai banyak yang mati mendadak pula.

Matinya ikan mendadak itu, akibat arus balik dari dasar kolam (Apwelung) hingga lumpur yang sudah beracun di bawah kolam naik kepermukaan yang mengakibatkan ikan yang siap panen mati mendadak dan para petani merugi.

Salah seorang petani ikan yang berlokasi di zona Ciputri, ketika dikonfirmasi awak media pada Jumat, (21/10 /2021), H. Asep (45) menerangkan, pihaknya memiliki kolam sebanyak 60 unit yang ditanami ikan tawar jenis Ikan mas, Nila dan Bawal, pada selasa dan rabu kemarin ikan yang siap dipanen mendadak mati serempak.

Hal itu terjadi karena adanya hujan lebat yang mendadak, hingga terjadi arus balik (Apwelung) lumpur beracun yang ada di bawah kolam naik kepermukaan air kolam dan mengakibatkan ikan yang diternak di Japung mati.

“Mati serempaknya ikan itu, akibat adanya arus balik yang lajim disebut Apwelung, akibat adanya hujan deras yang mendadak mengakibatkan arus balik”.

Ia meneruskan, dari 60 unit kolam, seluruh ikan berjenis Ikan Mas, Nila dan Bawal siap panen kurang lebih seberat 10 ton mati mendadak dan hanya bisa pasrah saja juga mengakibatkan kerugian kurang lebih Rp. 200 juta, Ucapnya.

Hal yang sama di alami rekannya warga Jangari, Desa Bojong, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, H.Hendra (40) menambahkan, memang benar adanya bahwa para petani ikan Japung sekarang itu sedang merugi karena ratusan tos ikan yang diternak di Waduk Cirata mati mendadak

Bicara matinya ikan di kolam Japung Waduk Cirata, itu sering terjadi minimalnya 1 tahun satu kali dan kejadiannya tidak separah yang dialami seperti sekarang ini, karena hampir diseluruh zona mengalami kerugian karena ikannya banyak yang mati, tuturnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here