Laporan : Dhani/Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Polres Cianjur berhasil mengamankan ratusan botol miras ilegal hasil dari pelaksanaan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Lodaya Tahun 2021 menjelang Ramadan. Operasi tersebut dilakukan selama 10 hari dari tanggal 4-13 April 2021. Operasi ini dilaksanakan diseluruh wilayah hukum Polres Cianjur.

“ Operasi Pekat Lodaya Tahun 2021 menjelang Ramadan, Polres Cianjur berhasil mengamankan    331 miras illegal,” ujar Kapolres Cianjur AKBP Mochamad Rifai, S.I.K., M.Krim. didampingi Kabag Ops Polres Cianjur Kompol M. Alan Haikel. S.K.M., S.I.K., M.I.K., Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Anton, S.H., S.I.K., M.H., Kasat Narkoba Polres Cianjur AKP Ali Jupri, S.H., M.H., dan Paur Subbag Humas Polres Ciajur IPTU A. Nanda Rihardja dalam konferensi pers di depan lobby Mapolres Cianjur, Rabu(14/04/2021).

Kapolres mengatakan, operasi ini dilaksanakan untuk memberantas penyakit masyarakat. Seperti penjualan dan penggunaan miras hingga premanisme serta penggunaan Narkotika di wilayah hukum Polres Cianjur.

“ Operasi pekat ini dengan sasaran perjudian, premanisme, penjualan miras ilegal, kejahatan jalanan/Geng motor hingga Narkotika,” ujarnya menegaskan.

Kapolres berharap dengan operasi pekat ini dapat menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai dan kondusif. Sehingga masyarakat khususnya umat muslim dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang dan damai.

“ Tentunya keberhasilan pengungkapan kasus ini sebagian besar juga karena adanya informasi dari masyarakat, kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan mau melaporkan apabila mengetahui tindak pidana atau sesuatu yang meresahkan masyarakat,” ucapnya.

Selain kasus Miras, dalam operasi Pekat Lodaya 2021 menjelang Ramadan kemarin, Polres Cianjur juga berhasil mengamankan 11 kasus premanisme, 1 kasus perjudian, 3 kasus kejahatan geng motor, dan dua kasus psikotropika.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here