Wadir Lantas Polda Jabar saat memberikan keterangan pers pada awak media

Liputan : Yatiman

Garut, metropuncaknews.com – Untuk mengantisipasi membludaknya arus balik pasca lebaran, dilangsungkan acara pertemuan lintas sektoral. Rapat Koodinasi antisipasi pengamanan arus balik lebaran 1439 H,  jalur selatan. Kegiatan tersebut diselenggarakan t di kantor Kecamatan Limbangan, Kabupaten  Garut, Minggu (17/06).

Hadir pada acara tersebut, Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Drs. Supratman, MH beserta para Pejebata Utama Polda Jabar. Turut hadir pula dalam acara tersebut Kapolres Garut, Kapolres  Bandung, Kapolres  Cimahi, Kapolres  Tasikmakaya Kota, Kapolres Tasikmalaya, Perwakilan TNI, serta Perwakilan Bupati/Walikota, perwakilan pengelola Tol, Dishub serta Dinas Kesehatan.

Pada acara tersebut Wakapolda Jabar mengataikan, penambahan libur nasional 2 (dua) hari sangat berdampak positif terhadap situasi arus mudik dan balik. Pemudik bisa mengatur waktu lebih leluasa.

Selain itu, Wakapolda mengatakan, kondisi arus mudik tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya jauh lebih baik. Baik kelancaran arus maupun laka lantas,  Semua itu, lanjut Wakapolda, tidak lain karena bantuan dan kerjasama semua pihak.

Sedangkan dalam menghadapi arus balik lebaran tahun ini, Polda Jabar telah menyiapkan langkah-langkah serta strategi guna membuat arus lalu lintas tetap lancar dan aman.

Untuk langkah dan strategi menghadapi arus balik disampaikan oleh Wadir Lantas Polda Jabar. Menurut Wadir Lantas, wilayah-wilayah yang rawan kemacetan  di jalur selatan,  adalah Gentong, Limbangan Nagrek dan Cileunyi.

Lebih lanjur Wadir mengatakan, untuk daerah-daerah  rawan kecelakan diantisipasi dengan menyiapkan kendaraan derek di sekitar lokasi rawan tersebut.  “ Akan distandby kan kendaraan truck Derek di sekitar lokasi, “ ungkap Wadir Lantas Polda Jabar.

Sedangkan untuk mengantisipasi kemacetan, Wadir Lantas mengatakan, apabila terjadi kepadatan dilakukan one way, atau pengalihan arus ke Singaparna dan Wado,.

Kemudian Wadir Lantas menyebutkan, tim urai agar melakukan kontrol terlebih dahulu sebelum di lakukan one way. “ Hal tersebut perlu dilakukan karena untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus apabila dilakukan one way,” ujarnya menegaskan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here