Petugas Puskesmas Cipeuyeum nampak sedang memberikan vaksin Difteri pada salah seorang anak warga Cipeuyeum

Laporan : Agus
Cianjur, metropuncaknews.com – Untuk mencegah penyakit Difteri, petugas Puskesmas Cipeuyeum Kecamatan Haurwangi Kabupaten Cianjur berikan Vaksinasi Difteri kepada warga sekitar. Pemberian vansin tersebut telah dilaksanakan sejak Senin (2/4) pekan lalu. Targetnya adalah anak usia 1 sampai 19 tahun.
Pemberian vaksin dilakukan dengan cara mendatangi sekolah- sekolah. Seperti SMU, SMP, SD, TK, PAUD dan untuk anak yang berusia 1 sampai 5 tahun. Untuk itu, petugas Puskesmas mendatangi Posyandu-posyandu yang ada di Cipeuyeum.
Sepertiyang dilakukan pada hari ini (Selasa, 10/4). Pemberian vaksin Difteri dilaksanakan di Posyandu Angrek 7 Kp. Cipeuyeum RW 07 Desa Cipeuyeum Kecamatan Haurwangi. Pemberian Vaksin dilaksanakan oleh Bidan Puskesmas, Titin Fatimah dan Bidan Desa Runi Nurlitasari.
Disela kesibukannya Titin Fatimah mengatakan, pemberian Vaksin Difteri yang sudah diprogramkan pemerintah, sudah dilaksanakan mulai tanggal 2/4. Yaitu dengan cara mendatangi sekolah sekolah mulai dari SMU, SMP, SD, TK dan PAUD.
Sedangkan bagi anak yang belum sekolah, mulai usia 1 sampai 5 tahun, dilaksanakan di setiap Posyandu yang ada. “ Selanjutnya bagi anak yang belum mendapatkan vaksin karena sedang sakit. maka nanti akan dilakukan sweeping ke setiap Posyandu yang ada agar semuanya mendapatkan Vaksin Difteri,” jelas Titin.
Menurut Titin, target akhir pemberian Vaksin Difteri harus selesai sampai bulan Oktober. Pemberian vaksin semuanya akan diberikan sebanyak 3 kali. Diharapkan semuanya berjalan sesuai dengan rencana dan masyarakat mengerti juga paham dengan arti pepatah. “Mencegah lebih baik dari pada mengobati,” ujarnya menegaskan.
Sementara Runi Nurlitasari mengatakan, pemberian Vaksin Difteri untuk wilayah Desa Cipeuyeum, yang jumlahnya 11 Posyandu dengan usia 1 sampai 5 tahun sebanyak 465 anak. Ditargetkan selesai pada tanggal 19/4. “ Dan untuk mengetahui anak yang belum mendapatkan vaksin maka akan dicek didata, agar semua mendapatkan vaksin, maka nantinya akan dilakukan sweeping,” tutur Runi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here