Ibu-ibu warga Griya Ciranjang Indah melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor PDAM Ciranjang

Laporan : Sam AS

Cianjur, metropuncaknews.com – Sedikitnya 50 pelangan PDAM warga BTN Griya Ciranjang Indah, Pasir Kawung, Sukasari, Kampung Asrama,  Pakemitan, Desa Ciranjang, Sabtu (22/09), sekira pukul 12,30 WIB, ontrog Kantor PDAM Cirnajang, Kabupaten Cianjur. Pasalnya, pasokan air bersih dari PDAM sudah 10 hari tidak mengalir ke rumah warga yang notabene pelangan setia PDAM. Alasan pihak PDAM, mesin pompa air induk rusak.

Maka dengan mandegna air PDAM, terpaksa para ibu rumah tangga  harus rela membeli  air isi ulang tiap harinya. Minimal 10 galon perharinya.

Informasi yang dihimpun di lapangan, mati totalnya aliran air PDAM Ciranjang itu, bukan hanya di Pemukiman BTN Griya Ciranjang Indah, Pasir Kawung, Sukasari, Pakemitan dan Kampung Asrama Polisi saja,  tapi terjadi di seluruh konsumen yang ada di Kecamatan Ciranjang. Seperti halnya, di Kampung  Andir, Sukaluyu, Sukamaju, Pasir Honje Desa Cibiuk dan di Kampung Cijeler, Cobogo, BTN Cibogo, Bedahan Desa Mekargalih, Kecamatan Ciranjang, Kecamatan Ciranjang, Cianjur.

Karena itu. pelangan PDAM Ciranjang melakukan unjukrasa. Mereka menuntut air terus dialirkan ke setiap rumah. “ Tidak seperti nungak bayaran satu hari dua hari dari batas waktu, petugas PDAM langsung datang ke rumah menagih dan mau memutus jaringan air,” cetus para pengunjukrasa.

Selain itu, pada pihak PDAM diminta jangan hanya karena kerusakan mesin maka dijadikan alasan untuk tidak memasok air ke pelanggan. Karena masalah air itu sangat vital.  ” Kalau mesin rusak cepat perbaiki, kan PDAM perusahan yang cukup bonafid,” ucap  Heni Malihan (59), warga BTN Griya Ciranjang Indah.

Sementara itu, salah seorang karyawan PDAM Ciranjang, yang saat itu kebetulan berada di lokasi PDAM Cirnjang, Edi Hamdan (47) saat ditanya menjelaskan,  terjadinya air macet total, itu akibat Pompa induk rusak berat selama 6 hari. Sedangkan air kali Cisokannya susut, menipis. ” Mesin berjalan terus  air tidak ada akirnya mesin panas dan mengakibatkan rusak,” kilahnya.

Dia menambahkan, rusaknya mesin pompa induk hingga kini belum bisa diperbaiki dengan serius. Karena adanya faktor tenaga teknisi yang belum siap. “ Karena itu, mohon sabar saja sebab dalam waktu dekat akan segera diperbaiki,” ucapnya.

Dilain pihak, salah seorang warga setempat, Dadan Wildan (50) menambahkan,  seluruh konsumen PDAM Ciranjang, Senin yang akan datang akan mengadakan lagi aksi mengirim surat pengaduan langsung pada Bupati Cianjur. “ Sekaligus sambil mengerahkan massa lebih banyak lagi dari yang sekarang datang ke PDAM Ciranjang,” tegas Dadan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here