salah satu rumah warga yang rusak akibat pergeseran tanah

Laporan : Sam AS

Cianjur, metropuncaknews.com – Puluhan bangunan rumah milik warga Kampung Songom,  Kampung  Pasir Cinde RW 01,03 dan RW 04, Desa Jatisari, Kecamatan Bojongpicung, Sabtu (13/10) sekira pukul 20.30 WIB, mengalami rusak berat dan rusak ringan. Hal itu terjadi akibat adanya pergeseran tanah.

Karuan saja kejadian tersebut membuat panik warga setempat. Tidak ada korban jiwa pada peristiwa itu. Hanya mengakibatkan kerugian material yang nilainya belum bisa diprediksi. Namun dari ada kejadian tersebut, banyak warga yang mengalami trauma.

Informasi yang dapat dihimpun, mulanya tak ada tanda mencurigakan akan terjadi bencana alam pergeseran tanah. Namun setelah warga melaksanakan ibadah shalat Isya, sekira pukul 20.30 WIB, terasa ada getaran dibarengi dengan suara retakan bangunan rumah.

Dinding tembok, atap depan rumah, genting dan kaca jendela terdengar berjatuhan, ambrol, hingga seluruh penguni rumah lari keluar menyelamatkan diri masing-masing. Setelah berada di luar rumah tenyata tetangga pun mengalami hal yang sama.

Saat kejadian berlangsung, seluruh masyarakat berpendapat dan berpikir, telah terjadi gemba bumi. Setelah sadar ternyata tidak seluruh warga Kampung Songgom, Pasir Cinde yang mengalami hal tersebut, itu hanya sebahagian saja. Ternyata hal tersebut adalah bencana alam pergeseran tanah.

Hasil survai di lokasi kejadian, rumah yang mengalami rusak berat sebanyak 4 unit. Yaitu, rumah milik Koko juga selaku  Ketu RT 04/01, warga Kampung  Pasir Cinde, rumah milik Dodi, milik Mahna  Warga Kampung  Pasir Cinde RT, 03/01 dan rumah milik Ope warga Kampung Songgom RT, 01 /01, Desa Jatisari.

Kejadian pergeseran tanah tersebut, telah dilaporkan pada Pemerintahan Desa Jatisari, pihak kecamatan, Polsek dan Koramil Bojongpicung, untuk segera diantisipasi. “ Karena banyak warga setempat yang mengalami trauma,” ucap Koko yang rumahnya mengalami rusak berat.

Sementara itu, salah seorang tokoh pemuda Desa Jatisari, Wandi Ubaidilah menambahkan, akibat pergeseran tanah itu, selain 4 unit bangunan rumah mengalami rusak berat, puluhan rumah lainnya juga mengalami rusak ringan.

“ Untuk lebih akuratnya lagi, paling besok siang, karena kalau sekarang, jalan menuju Kampung Pasir Cinde, Songhom dan kampung yang terkena bencana alam pergeseran tanah, itu lokasinya di pegunungan agak sedikit sulit untuk dilalui kendaraan apa lagi pada malam hari,” ujar Wandi pada awak media.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here