Laporan : Nana Cakrana

Purwakarta, metropuncaknews.com – Sebagai upaya pemulihan ekonomi warga agar kembali berputar setelah terhenti beberapa saat akibat pandemi Covid-19. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta melalui dinas-dinas terkait tengah fokus melakukan efektivitas sejumlah program.

Seperti yang dilakukan Dinas Perikanan dan Peternakan Purwakarta. Dinas tersebut, saat ini sedang mendorong para peternak untuk kembali bangkit dari keterpurukan. Yakni, dengan cara memberikan bantuan hewan ternak untuk dibudidayakan. Termasuk bantuan alat pembuat pakan untuk penunjang usaha mereka.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Purwakarta Budi Supriyadi menuturkan, saat ini pihaknya mendapat arahan dari Bupati untuk memfokuskan anggaran yang ada di dinasnya. Untuk pemulihan ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi.

“ Alhamdulillah, di anggaran perubahan ini kami mendapat alokasi anggaran yang bersumber dari Dana Insentif Daerah (DID). Anggaran tersebut, kami maksimalkan untuk program pemulihan ekonomi para peternak,” ujar Budi, usai penyerahan bantuan secara simbolis pada puluhan peternak di Pasar Ingon-ingon Ciwareng, Kecamatan Babakan Cikao, Purwakarta, Selasa (1/12).

Terkait bantuan dari DID yang diberikan hari ini, Budi menjelaskan, yakni terdiri dari 10 ekor sapi yang dibagikan kepada 10 anggota kelompok ternak sapi. Kemudian, 80 ekor domba yang diberikan kepada 20 penerima yang menjadi anggota kelompok ternak domba. Jadi, masing-masing penerima mendapat 4 ekor domba yang terdiri domba betina tiga ekor dan pejantan satu ekor.

Selain kepada peternak, sambung dia, dinasnya pun memberikan bantuan benih ikan lele dan nila kepada 12 Pondok Pesantren (Pontren). Masing-masing Pontren mendapat bantuan benih ikan sebanyak 10 ribu ekor. Selain benih ikan, masing-masing Pontren tersebut juga mendapat alat untuk pembuatan pakan ikan. Termasuk bahan pembuatan pakannya yang berjumlah 600 kilogram per penerima.

“ Jadi, untuk Pontren itu mendapat tiga item. Yakni, benih, alat pembuat pakan, dan bahan-bahan pembuat pakannya. Untuk penerimanya, ada 12 Pontren. Dengan bantuan ini, kami berharap bisa meminimalisasi keterpurukan para peternak di masa pandemi ini. Sehingga, dengan begitu mereka masih bisa produktif,” kata Budi.

Sementara itu, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menyadari betul, di masa pandemi Covid-19 ini hampir seluruh sektor yang selama ini menjadi penopang ekonomi masyarakat mengalami kelesuan. Atas dasar itu, fokus dirinya ke depan tak lain lebih mengedepankan penggunaan anggaran pada upaya pemulihan ekonomi masyarakatnya.

“ Fokus kami ke depan, pengoptimalan anggaran itu lebih pada upaya pemulihan ekonomi. Makanya, kami dorong dinas-dinas terkait untuk fokus ke program yang bertujuan untuk mendorong perekonomian masyarakat,” ujar Bupati yang akrab disapa Ambu Anne ini.

Ambu Anne menuturkan, Pemkab Purwakarta cukup beruntung. Pasalnya, dalam upaya pemulihan ekonomi ini jajarannya turut terbantu bantuan dari pemerintah pusat. Pemerintah pusat memberikan reward untuk Purwakarta berupa Dana Insentif Daerah (DID) tambahan.

“ Anggaran dari bantuan negara ini, kami akan fokuskan untuk pemulihan ekonomi masyarakat. Misalnya, pemulihan ekonomi di sektor UMKM, Perdagangan, Pariwisata, serta Sektor Kesehatan,” demikian Ambu Anne mengakhiri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here