Laporan : Sam Apip

Cianjur, metropuncaknews.com – Kurang lebih sebanyak 75 Pedagang Kaki Lima (PKL) yang tiap hari mangkal di pinggir rel kereta api di Kampung Sukasari dan Kampung Pasir Asem Desa Ciranjang Kacamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur, Ditertibkan Polisi Khusus Kereta api (Polsuska) Daop 2 Bandung. Penrtiban PKL tersebt didampingi Satpol PP, Dishub Cianjur, Polsek, Koramil dan Kasi Trantib Kecamatan Ciranjang, Kamis (8/4/2021).

Pada pelaksanaan penertiban tidak terjadi perlawanan dari PKL. Hingga kegiatan terlaksana dengan tertib, aman dan lancar. Karena  pihak PT. KAI jauh sebelumnya telah beberapa kali memberi surat peringatan. Isinya meminta agar para PKL tidak berjualan di pinggir rel kereta api.

Kepala Stasiun Kereta Api Ciranjang, Alam (40) mengatakan, semakin hari para PKL yang berjualan di pinggir rel kereta api, antara Kampung Sukasari dan Kampung Pasir Asem Ciranjang, semakin menjamur. Hal itu terjadinya setelah kebakaran Pasar Ciranjang. Bahkan tidak sedikit pula PKL dadakan yang sengaja berjualan. Diantaranya ada juga yang datang dari masyarakat setempat.

Tentunya, sambung Alam, hal itu melanggar UU perkereta apian. Karena banyaknya sampah menumpuk dan auning PKL menghalangi pandangan  petugas signal. Hingga pernah beberapa kali terjadi lajunya kerata api terhambat. “ Karena signalnya tidak terlihat masinis,” jelas Alam.

Sementara itu, salah seorang pedagang PKL Usep Solihin (57) mengatakan, pihaknya mengaku jualan sayuran di pinggir jalan kereta api. Karena jualan di dalam pasar sepi pembeli. Karena itu, ia ikut ikutan dengan para pedagang lainnya.

Namun setelah adanya surat pemberitahuan dari PT. KAI, akan dilaksanakan penertiban, maka pihaknya langsung membongkar lapak dengan kesadaran sendiri.

Sekarang juga pihaknya akan membangun lapak di lingkungan pasar  yang lokasinya telah disediakan pihak UPTD Pasar Ciranjang dan akan berjualan yang sama yaitu jualan sayuran.

“ Selain itu, PKL yang berjualan di pinggir rel kereta api kurang lebih 75 PKL dan sekitar 30 orang PKL lapaknya dibongkar sendiri atas kesadaran sendiri,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here