Laporan: Sam/Iriyanto

Cianjur, metropuncaknews.com – Pria paruh baya Apipudin (58) warga Jl. Puyuh Dalam No 279/151a RT 05/13 Kelurahan Sadang Serang Kecamatan Coblong Kota Bandung, ditemukan terlentang tak bernyawa di atas kasur di dalam rumah kontrakannya di Kampung Sirnagalih RT 03/09 Desa Mekargalih Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur, Kamis (25/8/2021) sekira pukul 16.30 WIB.

Meninggal dunianya Apipudin diketahui pemilik kontrakan Nurhayati (38), ketika akan memberi makan sekira pukul 16.30 WIB. Karena setelah beberapa kali dipanggil tak pernah nyahut, akhirnya dilihat dari jendela karena jendelanya tidak dikunci.

Setelah dilihat ternyata dari balik jendela Apipudin terlentang diatas kasur dan pesawat TV masih menyala. Melihat kejadian itu, Nurhayati merasa kaget dan takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Karena itu, Nurhayati langsung berangkat ke rumah RT dan RW. Namun keduanya tidak ada di rumah.

Nurhayati tidak putus asa, langsung menemui warga khususnya para pemuda yang ada disekitar lingkungan untuk bareng melihat kondisi Apipudin. Setelah pintunya dibuka dengan cara kuncinya diambil melalui jendela, ternyata Apipudin sudah meninggal dunia.

Nurhayati bersama seluruh warga yang ada merasa kaget, takut dan bingung. Karena KTP dan alamat identitas aslinya berada di dalam rumah. Sedangkan pihak keluarganya yang ada di Bandung tidak memiliki nomor kontaknya yang bisa dihubungi.

Beruntung, salah seorang pemuda setempat berinisiatif untuk  melaporkan kejadian itu pada Bhabinkamtibmas Desa Mekargalih.

“ Tak lama kemudian anggota Polsek dibarengi ahli medis dari Puskesmas Ciranjang datang ke lokasi kejadian sekira pukul 18. 00 WIB,” ucap Nurhayati pemilik rumah kontrakan.

Sementara itu, Kapolsek Ciranjang AKP Aca Nana mengatakan, berdasarkan hasil informasi dari berbagai sumber yang ada, pria paruh bahaya tersebut, meninggal dunia diduga akibat menderita sakit.

Karena setelah diperiksa dibagian luar jasad pria paruh baya itu tidak ditemukan adanya bekas penganiayaan. Hasil sweb menyatakan negatif reaktif. Jasadnya langsung dievakwasi ke Puskesmas Ciranjang guna pemeriksaan lebih lanjut.

“ Mengenai divisum atau tidaknya, itu menunggu pihak kuluarganya datang dari Bandung. Menurut informasi sekarang sedang berada di perjalanan menuju Ciranjang,” pungakasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here