Potret Kemiskinan : Seorang Ayah Gadaikan KTP Untuk Biaya Pengobatan Anaknya

0
171
RA anak usia 9 tahun diduga sakit ginjal perlu uluran tangan dermawan untuk biaya pengobatan. / Photo sandi

Laporan : Redaksi

Editor : Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Bocah berusia 9 tahun warga Kp Sukasirna RT 03/06, Desa Ciandam, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat diduga mengalami gangguan pada ginjal. Orangtuanya harapkan uluran tangan dermawan untuk biaya pengobatan.

Hal itu dilakukan lantaran perekonomiannya jauh dari rata – rata (Warga miskin), bahkan pada saat berobat pun orangtuanya bernama Ade Kurnia (Ayah kandung RA) harus menjaminkan KTP lantaran tak memiliki uang untuk biaya ke rumah sakit.

“Saya pernah membawa anak saya ke rumah sakit beberapa kali, bahkan sampai menjaminkan KTP saya, ” kata Ade belum lama ini.

Ade melanjutkan, RA tinggal berdua sama saya dan kami tidak memiliki BPJS atau KIS. “Kalau kata Dr anak saya mengalami gangguan pada ginjalnya, ” terang Ade.

Masih dikatakan Ade, kurang lebih tiga bulan terakhir inilah anak saya menderita penyakit tersebut.

“Banyak obat yang dikasih dokter, namun sudah habis. Saran dari dokter anak saya harus menjalani cek darah tapi saya nggak punya uang, ” keluhnya.

Disinggung apakah Ade sudah melapor kepada pemerintah setempat atau pihak puskesmas terkait penyakit yang diderita anaknya.

Atas pertanyaan tersebut, Ade mengaku belum melapor keadaan yang sebenarnya pada saat membuat SKTM dari pemerintah desa setempat untuk menjalani pengobatan.

“Untuk mengobati penyakit yang diderita anak saya uang dari mana, apalagi sebagai pekerja serabutan seperti saya ini. Besar harapan saya agar ada para dermawan yang sudi membantu biaya pengobatan anak saya supaya bisa sembuh seperti sedia kala, ” ungkap Ade seraya meneteskan airmatanya tak kuasa melihat anaknya yang tengah kesakitan.

Sementara itu saat dihubungi via WhatApp, Kepala Puskesmas Mande, Euis Ratna Juwita mengatakan, pihaknya akan segera meninjau ke lapangan untuk mengecek keadaan anak tersebut.

“Bidan desanya sudah saya konfirmasi, selain itu juga pihak sekolahnya harus membantu memantaunya. Jadi mari kita kita bersama – sama membantu RA,” kata dia.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here