Laporan : Dhani

Cianjur, – Pondok Pesantren Innayatul Fikriyah di Desa Sukajaya Kecamatan Tanggeung Kabupaten Cianjur hangus terbakar, Minggu (13/09) dini hari. Dikabarkan dua orang santri tewas akibat kejadian tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun awak media, kejadian itu pertama kali diketahui salah seorang santri sekira pukul 02.00 WIB. Api terlihat sudah membakar bagian kobong asrama yang tak jauh dari kolam. Kemudian api menjalar ke dua rumah milik pengelola ponpes.

Diketahui bangunan ponpes terbuat dari material kayu. Sehingga mudah terbakar dan membuat api cepat membesar.

Api baru bisa dipadamkan setelah dua jam terjadi kebakaran dan diturunkan beberapa unit pemadam kebakaran dibantu warga dengan menggunakan alat seadanya.

Akibat peristiwa itu sebanyak tiga unit bangunan satu kobong dan dua unit rumah ludes terbakar.

Selain itu, kobaran api juga membuat dua orang santri meninggal dunia serta satu orang santri mengalami luka bakar serius disekujur tubuhnya. Kuat dugaan para korban terjebak ditengah kobaran api sehingga tidak bisa menyelamatkan diri.

” Korban luka saat ini sudah dirawat di RSUD Sayang Cianjur karena mengalami luka bakar serius sehingga membutuhkan perawatan medis,” kata Yusuf (35) warga Tanggeung.

Masih dikatakan Yusuf, korban bermaksud untuk menolong temannya. Namun karena karena minimnya oksigen akhirnya akhirnya korban meninggal dunia.

” Korban berniat membantu temannya yang terjebak di tengah kobaran api, namun karena kesulitan bernapas karena minim oksigen akhirnya meninggal dunia,” tambahnya.

Sementara itu, para santri yang selamat dari peristiwa itu, kini diungsikan di rumah warga sekitar pondok pesantren.

Hingga berita ini diterbitkan, penyebab kebakaran itu belum diketahui. Kini kejadian itu sudah dilimpahkan pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here