Laporan : Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) yang mengancam korban menggunakan golok, ditangkap Polsek Warungkondang Polres Cianjur. Sementara satu tersangka lainnya dinyatakan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) alias buron.

Adapun yang menjadi korbannya adalah Randi Nugraha 16 tahun warga Kampung Cangkudu Kecamatam Karang Tengah, Kabupaten Cianjur. Nama tersebut tercatat dalam laporan polisi No 145/X/ 2020 tanggal 1 Okt 2020, tentang curas sepeda motor sebagai mana dimaksud pasal 365 KUHP.

” Korban mengalami kerugian 1 unit motor Honda CBR No.pol F 2052 ZS, ditaksir harganya Rp 30.000.000,” ujar Kapolsek Warungkondang Kompol Surachman B Abdullah saat dikonfirmasi, Kamis (19/11) sekira pukul 20.00 WIB.

Ia pun mengungkapkan, tersangka Curas atas nama Herman alias Bajra (31) ditangkap berikut barang bukti (BB) 1 bilah Golok bergagang kayu, bersarung kayu di rumahnya. Yakni di Kampung Bangkuong Desa Kebonpeuteuy Kecamatan Gekbrong, pada Kamis (19/11/2020) sekira pukul 02.00 WIB dinihari.

” Di rumah tersangka juga ditemukan 2 unit sepeda motor tanpa plat no jenis revo dan beat tanpa kelengkapan surat kendaraan. Menurut keterangan dapat diduga dari anak GARIS. Sementara Untuk BB CBR masih dalam pengembangan lidik di daerah Cipanas dijual dengan anak Garis,” tuturnya.

Ada pun kronologis kejadiannya, lanjut Kompol Surachman BAbdullah, pada saat itu korban hendak tawuran di wilayah Gekbrong. Namun ketemu pelaku kemudian pelaku mencabut golok dan diacungkannya. Karena ketakutan kemudian korban pun  lari hingga motor dikuasai pelaku.

Menurut keterangan, pelakunya bernama Herman alias Bajra dan Coder, kemudian pihaknya selidiki. Namu  dalam waktu satu bulan keberadaan tersangka hilang. Terakhir dapat informasi yang bersangkutan pulang.

” Atas informasi tersebut, sekira pukul 02.00 WIB dini hari, kami lansung bergerak memantau, kemudian berhasil menangkap tersangka, Herman alias Bajra, dari situ kemudian kami kembangkan lagi untuk menangkap Codet, tapi rumahnya sudah kosong, menurut warga saudara Codet berada di Tasik, ” katanya.

Terakhir, untuk BB Honda CBR milik korban menurut Herman sudah dijual di wilayah Cipanas, dan kami pun mengejarnya kesana. Hanya saja tersangka tidak mengetahui rumah pembelinya dan menunjukan tempat transaksinya saja dipinggir jalan dekat Taman Bunga.

” Kendati rumah pembeli tidak dikerahui, tapi upaya kita maksimal mencarinya. Dan motor itu hanya dijual Rp1.5 juta, kemudian uangnya dibagi dua masing-masing Rp750.000,- tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here