Laporan : Sandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Pelaku penjual lima bidang tanah milik orang lain di Sukaresmi dan pembuatan AJB palsu berinisial AW.ZA di Ciduk Polsek Sukaresmi. Penangkapan tersebut dilakukan berdasarkan surat LP/B/12/V/2021/JBR/RES.CJR/SEK.SUKARESMI.

Disampaikam Kapolsek Sukaresmi AKP Irwan Alexander  S.H., M.H, pihaknya telah menangkap terduga pelaku pembuat surat tanah atau Akta Jual Beli (AJB) palsu di Desa Cikancana Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Cianjur Jawa Barat.

” Pelaku berinisial AW.ZA (56) warga Kelurahan Johar Baru Kecamatan Johar Baru Jakarta Pusat. Sementara korban bernama Ir Setia Utama (60), warga Kelurahan Tanjung Barat, Kecamatan Jaga Karsa Jakarta Selatan. Penangkapan pelaku berlangsung di rumahnya pada Senin (10/05/2021), sekira pukul 17.00 WIB,” kata Kapolsek Sukaresmi, kepada wartawan di Mako Polsek Sukaresmi, Senin (17/05/2021)

Ada pun barang bukti yang berhasil diamankan adalah bukti pembayaran berupa kwitansi dan resi transfer. Empat surat Akta Jual Beli (AJB) palsu, dan satu buah stempel Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Camat Kecamatan Sukaresmi.

Kapolsek Sukaresmi melanjutkan, kronologis kejadian dan pengungkapan bermula dari Laporan Ir Setia Utama (korban) kepada Polsek Sukaresmi Polres Cianjur. Yakni sekitar bulan Desember 2014 lalu. Tersangka menawarkan lahan tanah kepada korban berupa sebidang tanah berlokasi di Desa Cikancana yang diakui sebagai milik pelaku.

” Setelah melihat pisik tanah serta photo copy AJB atas nama pelaku, korban berkenan untuk membelinya dengan harga Rp.150 juta, dengan cara pembayaran dicicil. Baik secara tunai yang dibuktikan dengan surat berupa kwitansi maupun resi transfer Bank. Dan setelah lunas, baru terbit Akta Jual Belinya yang diserahkan pelaku kepada korban,” terangnya.

Masih dikatakan Kapolsek Sukaresmi, secara berturut-turut pelaku kembali menawarkan tanah kepada korban beberapa bidang tanah lainnya. Sebagaimana bidang tanah yang pertama, korban pun berkenan untuk membelinya dengan harga bervariasi, dan cara pembayarannya dicicil. Sehingga dari total lima bidang tanah itu sebesar Rp. 620 juta rupiah.

” Nah, dari kelima bidang tanah ini, empat AJB diantaranya telah terbit,” ujarnya.

Kapolsek Sukaresmi menyambungkan, pada bulan April 2021 kemarin, korban melakukan pengecekan ke desa yang dimaksud, terkait kelima bidang tanah dan empat AJB tersebut. Dan ternyata tanah yang dijual itu adalah milik orang lain. Artinya tanahnya yang dijual adalah milik orang lain dan surat AJB nya pun ternyata palsu.

” Setelah mengetahui hal tersebut, pada tanggal 1 Mei 2021 sekira pukul 13.00 WIB, korban membuat pelaporan terkait penipuan berkedok jual beli tanah itu. Atas pelaporan tersebut pelaku pun berhasil diamankan dirumahnya pada 10 Mei 2021 sekira pukul 17.00 WIB,” tandasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap pelaku, yang bersangkutan mengakui perbuatannya. Untuk kepentingan penyidikan, pelaku saat ini ditahan di Polsek Sukaresmi guna melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 378 Jo 263 KUHPidana tentang “Penipuan dan atau Pemalsuan Surat” dengan ancaman maksimal 6 (enam) tahun penjara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here