Dua orang pelajar SMP yang terlibat tawuran diamankan di Polsek Sindangbarang

Laporan : Shandi

Cianjur, metropuncaknews.com – Jajaran Polsek Sindangbarang dipimpin Kapolsek AKP Nandang dan Kanit Reskrim, bergerak cepat tangani tawuran antar pelajar.Hal itu dilakukan setelah mendapatkan laporan dari salah satu guru MTs Negeri Cibuluh.

Laporan tersebut, terkait terjadinya tawuran antar pelajar anak sekolah dari Mts Negeri Cibuluh yang dijegal oleh oknum pelajar dari SMPN 1 dan 4. Hal itu terjadi di sekitaran jalan kampung Cioleng, Sereg, Sindangbarang, Cianjur Selatan, Kamis, (7/2) sekira puku 11.30 WIB.

Pantauan awak media, dua orang anak pelajar dari SMPN Sindang barang berhasil diamankan berikut dengan senjata tajam (sajam) yang terbuat dari Gir sepeda motor yang di ikat dengan sabuk pinggang.

Kapolsek Sindangbarang AKP Nandang saat di hubungi via telepon Kamis (7/2) menjelaskan kronologis terjadinya penjegalan hingga terjadinya tawuran.

Kapolsek mengatakan, pada hari Kamis  (7/2) sekira pukul 11.30 Wib, di Kampung Cioleng, Sereg, Sindangbarang, Cianjur Selatan. Telah terjadi tawuran antar pelajar. Yaitu antara gabungan oknum pelajar SMPN 1 dengan SMPN 4 yang bentrok dengan pelajar MTs Negeri AL-Hikmah Cibuluh Cidaun. Akibat dari kejadian tersebut, 1 orang pelajar Mts Negeri AL-Hikmah mengalami luka dikepala. Diperkirakan dipukul pakai gir motor yang diikat tali pinggang. .

Saat itu juga korban dibawa ke Puskesmas Sindangbarang. Namun identitas korban belum bisa terdata. Sedangkan untuk penyebab tawuran pelajar tidak jelas.

Menurut keterangan dari salah seorang guru MTs Negeri Cibuluh, tiba-tiba rombongan pelajar MTs Negeri Cibuluh yang hendak berangkat melaksanakan kegiatan Aksioma/ porseni ke Cianjur, di Ccegat oleh gabungan pelajar SMPN 1 dan SMPN 4 Sindangbarang.

Kapolsek melanjutkan, pihaknya mendatangi Temapat Kejadian Perkara (TKP),  mengumpulkan bukti-bukti dan meminta keterangan dari para saksi. Saat ini sudah diamankan dua orang pelajar dari  SMPN 1 dan SMPN 4 Sindangbarang. Yaitu  DR kelas 9 SMPN 1 dan HR Kelas 7 SMPN 4. Selain dua pelajar tersebut, juga diamankan satu buah Gir motor yang di ikat dengan ikat pinggang.

” Dua orang pelajar, sudah kita  amankan, sekarang lagi diperiksa oleh anggota Reskrim untuk dimintai keterangan terkait awal terjadinya tawuran, sementara yang lainnya melarikan diri dan sekarang masih dalam pengejaran anggota kami,” jelas Kapolsek.

Upaya lanjut, pihak Polsek Sindangbarang, memanggil kepala sekolah dan guru pembina dari SMPN 1, SMPN 4 dan Mts Negeri Cibuluh. Selain itu juga orang tua siswa telah diundang, untuk menindak lanjuti penyelesaian perkara tawuran. Selanjutnya dilakukan pembinaan dan ditekankan supaya tidak terulang kembali.

” Para orang tua siswa dan gurunya serta guru pembina sudah kita undang berkumpul di kantor untuk menindaklanjuti perkara tawuran yang terjadi sama anak- anaknya. Mudah-mudahan saja, ini bisa jadi pelajaran kedepan bagi para guru dan orang tua murid dan tidak akan terulang kembali kejadian yang memalukan citra baik sekolah, dan adanya kejadian tawuran ini kami sudah laporkan ke Kapolres Cianjur,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here