Laporan : Nana Cakrana

Purwakarta, metropuncaknews.com – Polsek Maniis Polres Purwakarta menyalurkan bantuan sembako pada keluarga Dase (50). Dase warga Kampung Gelembung RT 015/005 Desa Sukamukti Kecamatan Maniis Kabupaten Purwakarta ini, adalah korban musibah kebakaran rumah yang terjadi pada Kamis, (12/11/2020) lalu.

Dipimpin langsung Kapolsek Maniis AKP Suparlan, personil Polsek Maniis terjun meninjau lokasi. Mereka datang untuk melihat langsung kondisi bangunan kebakaran yang menyisakan puing dan abu yang telah rata dengan tanah.

Kapolres Purwakarta AKBP Ali Wardana melalui Kapolsek Maniis AKP Suparlan menerangkan, peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Kamis (12/11/2020) lalu, sekitar pukul 08.00 WIB. Dase menempati rumah tersebut bersama istri dan kedua anaknya.

Awalnya, tambah Suparlan, Dase yang merupakan pemilik rumah meninggalkan rumah menuju kebun. Sekira pukul 09.00 WIB, rumah Dase terbakar. Ddiduga karena arus pendek listrik yang mengakibatkan seluruh rumah dan perabotan hangus terbakar.

Selain menghanguskan seluruh rumah, barang-barang milik Dase pun turut terbakar. Seperti 1 unit motor merk Supra Fit tahun 2004, 3 gram emas, uang tunai sebesar 2 juta rupiah, 2 karung padi seberat 1 kwintal, 2 buah handphone merk samsung, pakaian, dan Ijazah SD serta Ijazah SMP milik Dase. “ Kerugian materil, ditaksir mencapai Rp. 75 juta,” ucap Suparlan, disela-sela kegiatannya meninjau kondisi bangunan rumah Dase yang terbakar, Jumat (27/11/2020).

Dijelaskannya, bantuan sembako itu diberikan sebagai kepedulian Polri yang merupakan pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Diharpkan, bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban warga yang terkena musibah.

“ Dengan cara seperti ini kami juga ikut merasakan apa yang dirasakan oleh saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah. Semoga dengan cara seperti ini dapat selalu terjalin hubungan yang baik dengan masyarakat,” tutur Suparlan.

Dalam kunjungannya itu, selain memberikan bantuan sembako, Suparlan juga memberikan bantuan baju layak pakai. ” Dengan adanya bantuan ini diharapkan dapat bermanfaat dan meringankan beban korban musibah kebakaran,” ujarnya.

 Atas peristiwa itu, Suparlan mengimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan selalu berhati-hati saat meninggalkan rumah. Apalagi saat rumah sering kosong karena penghuninya ke kebun.

Tak lupa, pihaknya juga mengajak kepada masyarakat setempat untuk tidak lalai terhadap anjuran pemerintah tentang penerapan protokol kesehatan (prokes). “ Sebab Covid-19 ini belum berakhir,” kata Suparlan mengakhiri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here