Laporan : Dhani

Cianjur, metropuncaknews.com – Polsek Karangtengah melaksanakan kegiatan Ops Yustisi Penegakkan Inpres No.6 tahun 2020. Yaitu tentang peningkatan disiplin dan penegakkan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian corona di kawasan Car Free Day (CFD) di Jln terusan Terminal Rawabango, Kp. Sinagar, Desa Bojong Karangtengah Cianjur, Minggu (17/01) sekira pukul 09.00 WIB.

Saat pelaksanaan Ops Yustisi tersebut, Kapolsek Karangtengah Kompol H. Toha Ma’rup., S.H, didampingi Panit Lantas Polsek Karangtengah Ipda Budi Setyayuda turun langsung ke lokasi. Dengan kekuatan 16 personil yang terdiri dari anggota Polsek Karangtengah 10, Koramil/TNI 2 personil, Satpol PP Kec. Karangtengah 2 personil dan Tenaga Medis Karangtengah 2personil.

Menurut keterangan, yang menjadi sasaran dalam kegiatan tersebut adalah para  pendagang yang berjualan di lokasi bahu jalan umum. Pasalnya dinilai mengganggu keamanan, ketertiban serta kelancaran lalunlintas. Selain itu, banyak pengunjung atau pejalan kaki serta para pengendara kendaraan dan pengguna jalan yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

” Untuk kendaraan yang diputar balik R-2 sebanyak 15 unit dan R-4 sebanyak 7 unit. Kemudian sanksi fisik 2 orang, sanksi sosial 2 orang dan masker yang dibagikan sebanyak 15 Pcs. Sementara untuk sanksi teguran kepada pemilik warung dan pengunjung juga sample rapid test antigen pengemudi itu tidak ada,” terang Panit Lantas dalam surat pelaporan kegiatan.

Adapun yang menjadi tujuan kegiatan tersebut adalah dalam rangka peningkatan disiplin dan penegakkan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan serta pengendalian Covid 19.

” Tadi kita sudah memberikan imbauan pada para pelanggar protokol kesehatan di wilayah hukum Polsek Karangtengah Polres Cianjur,” ujarnya menegaskan.

Kapolsek Karangtengah, Kompol H. Toha Ma’rup., S.H, mengatakan, pada pelaksanaan Ops Yustisi di CFD di Jln terusan terminal Rawabango. Tepatnya di Kp Sinagar, Desa Bojong, adalah melakukan pembubaran CFD, sesuai dengan Penegakkan Inpres No.6 tahun 2020 dan Maklumat Kapolri.

” Pelaksanaan CFD di Kp Sinagar, itu sebetulnya sudah ditutup dalam keputusan Bupati Cianjur. Maka dari itu dalam kegiatan Ops Yustisi tadi pagi dilakukan pembubaran dan sekaligus memberikan imbauan pada para pedagang yang masih bandel dan melaksanakan kegiatan CFD di lokasi tersebut,” jelas Kompol H. Toha Ma’rup.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here