Senjata yang berhasil diamankan petugas Polsek Bojongpicung dari para siswa yang akan tawuran

Laporan : Agus

Cianjur, metropuncaknews.com – Sedikitnya, 11 siswa dari beberapa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) diamankan Polsek Bojong Picung. Mereka diamankan karena diduga kuat akan melakukan tawuran dii Kp. Kulina RT 02/04, Desa Sukatani Kecamatan Haurwangi Kabupaten Cianjur, Selasa (5/03).

Menurut keterangan, diamankannya para pelajar tersebut berawal dari warga yang melihat beberapa anak belasan tahun yang berkumpul dan masih memakai seragam sekolah memperlihatkan gejala yang mencurigakan.  Bahkan sempat terjadi beberapa saat saling kejar dengan pelajar lainnya.

Untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, akhirnya warga segera melaporkannya ke Polsek Bojongpicung. Tidak berapa lama beberapa anggota Polsek Bojong Picung segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP)  dan mengamankan beberapa siswa. Petugas juga menemukan beberapa senjata tajam dari tangan para pelajar. Seperti, gergaji panjang, parang, dan juga gir motor ditempat kejadian. Kemudian anak-anak tersebut langsung diamankan dan dibawa ke Polsek Bojongpicung untuk didata dan diberikan pembinaan.

Dari hasil pendataan, ternyata anak-anak tersebut berasal dari berbagai sekolah. Terdata 8 orang dari MTs Yayasan Almuktariyah Kecamatan Cipatat, 1 orang dari SMPN II Haurwangi, 1 orang dari SMP Prima Mandala Kecamatan Cipatat dan 1 siswa lagi dari Yayasan Nurul Hidayah Pasundan.

Kapolsek Bojongpicung AKP Muhamad Nur mengatakan, agar masalah ini tidak terjadi lagi, pihaknya akan memanggil semua orang tua anak-anak tersebut untuk menjemputnya dan langsung membawa pulang. Namun sebelumnya pihaknya akan memberikan arahan-arahan kepada semua anak-anak agar tidak melakukan hal dapat merugikan orang lain ataupun diri sendiri. Terutama seperti melakukan tauran.

Sedangkan untuk sekolah-sekolah yang berada di Haurwangi, kedepan pihaknya akan melakukan koordinasi untuk melaksanakan beberapa kegiatan. Maksudnya agar setiap siswa dari berbagai sekolah dapat saling mengenal dan mampu menjalin silaturahmi.

“ Selain itu mungkin juga akan memberikan materi-materi kedisiplinan dan rasa tanggung jawab, yang lebih utama lagi, kami berharap untuk semua orang tua agar terus memantau kegiatan anak-anaknya,” ujar Muhamad Nur pada awak media. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here