Kapolres-Sumedang-AKBP-Hartoyo-saat-memberikan-keterangan-pers-pada-awak-media-tentang-penyalahgunaan-narkotika-di-wilayah-hukum-Polres-Sumedang

Laporan L Yatiman

Sumedang, metropuncaknews.com – Perang terhadap Narkotika, dibuktikan AKBP Hartoyo, SIK, MH. Nyatanya, lihat saja, meski baru beberapa hari jadi orang nomor satu di Polres Sumedang, Hartoyo bersama jajarannya berhasil mengungkap jaringan Narkoba yang diduga kuat dikendalikan dari Lapas Kosambi, Cirebon.

Pada kasus tersebut, petugas berhasil meringkus DMZ dan DAL. Dua orang ini diduga kurir dan ditangkap jajaran Satreskrim Polres Sumedang di depan sebuah mini market di Cipacing Jatinangor Sumedang.

Tersangka DAZ ditangkap di Cipacing Jatinangor dengan barang bukti berupa shabu di saku celananya, sebanyak 12,40 gram yang di bungkus koran dan di balut lakban coklat.

Hartoyo dalam keterangan persnya mengatakan, pihaknya mendapat informasi, tersangka baru saja menempelkan paket shabu di jalan raya Jatinangor dekat warung soto betawi. “ Setelah dilakukan penggrebegan, ditemukanlah paket shabu yang sudah dikemas di dalam dus kecil bekas lampu dengan berat 24,10 gram,” jelas Hartoyo.

Sementara, tersangka mengaku, mereka dikendalikan oleh seseorang yang ada di Lapas Kosambi Cirebon. Dari hasil pengembangan berikutnya di rumah kontrakan tersangka di daerah Cibeusi Jatinangor, petugas berhasil mengamankan satu orang tersangka DAL berikut peralatan hisap shabu, timbangan digital, sejumlah kantong plastik klip ukuran kecil dan dua kantong plastik shabu seberat 75,60 gram.

” Jumlah sementara tersangka yang diamankan berjumlah 6 orang dengan barang bukti sebanyak 114,39 gram sabu dan atas perbuatannya para tersangka akan di jerat pasal 112,114,127 UU tentang penyalah gunaan Narkotika dengan ancaman penajara diatas 5 tahun,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here