Laporan : Sandi/Dhani

Cianjur,  metropuncaknews.com – Polres Cianjur musnahkan barang bukti hasil operasi selama bulan Ramadhan berupa minuman keras dan narkoba. Pemusnahan barang bukti tersebut berlangsung di halaman Mapolres Cianjur, Rabu (05/05/2021).

Pelaksanaan pemusnahan barang haram tersebut, dihadiri Plt Bupati Cianjur, Dandim 0608/CjR, perwakilan dari MUI Cianjur serta unsur Forkopimda lainnya.

Kasat Narkoba Polres Cianjur, AKP Ali Jupri kepada wartawan, menjelaskan, barang bukti yang dimusnahkan ada 9.000 butir obat-obatan terlarang, 7.347 botol miras, dan 400 paket ganja siap edar.

“ Pengungkapan ganja ini, berawal dari adanya informasi bahwa di Cipanas ada seorang pengedar ganja. Dari infoemasi itulah,  kami melakukan penyelidikan dan berhasil menemukan tersangka serta mengamankan barang bukti 41 paket ganja siap antar dan tiga paket untuk malam Lebaran,” kata Kasat Narkoba.

Selain itu, pihaknya juga berhasil mengamankan obat-obatan jenis tramadol sebanyak 1.900 butir yang dikirim melalui jasa ekspedisi. Bisa jadi ini adalah modus baru para pelaku dalam mengedarkan narkoba di Cianjur.

” Modus ini, kita dapat informasi dari jasa ekspedisi, bahwa ada paket yang akan diambil. Dari situlah saat kita melihat pengambilan paket tersebut, langsung kita amankan,” terangnya.

Lebih lanjut lagi AKP Ali Jupri mengatakan, ternyata barang haram itu akan dijual pada warga Cianjur untuk digunakan saat malam lebaran nanti.

” Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku mendapat hukuman 15 tahun penjara. Kedepan kita akan terus melakukan pebgembangan guna mencari para pelaku lainnya dengan melibatkan tim untuk mengejar bandar-bandar narkoba lainnya,” tandasnya.

Sementara itu, Kapolres Cianjur, AKBP Mochammad Rifai mengatakan, sebelumnya pihaknya sudah mendapat informasi di wilayah Puncak sering terjadi pesta narkoba.

” Menyikapi hal itu kami sudah mengantisipasinya, seperti pengungkapan narkoba yang akan digunakan pada malam lebaran nanti,” kata Kapolres Cianjur.

Rifai menjelaskan, masyarakat yang berkunjung ke Puncak, merupakan sasaran empuk para pengedar narkoba. Atas fenomena itu pihaknya akan lebih fokus menangani hal tersebut.

” Para pelakunya, ada yang dari dalam dan luar kota Cianjur dan hampir setiap tahunnya terjadi. Maka kami pun akan  lebih berkonsentrasi di wilayah Puncak,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here