Polda Jabar Peringati HUT Bhayangkara Ke 72 di Ballroom Sudirman

Liputan : Yatiman

Bandung, metropuncaknews.com  – Polda Jabar memperingati HUT Bhayangkara Ke 72 dengan mengusung tema “Dengan Semangat Profesionalitas Dan Modernisasi, Polri Berkomitmen Untuk Meraih Kepercayaan Masyarakat Demi Tetap Tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia Yang Sejahtera, Mandiri Dan Berkeadilan”. Kegiatan tersebut digelar di Ballroom Sudirman, Jalan Sudirman No. 620, Kecamatan Andir, Kota Bandung,  Rabu (11/7).

Hadir pada acara tersebut, Kapolda Jabar Agung Budi Maryoto, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto, Danlanud Husein Sastranegara, Kejati Jawa Barat, Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Barat, Wakapolda Jabar Brigjen Supratman, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo, Dandim 0618/BS Kol Inf Arfin Dahlan, Jajaran Asisten Kasdam III, Jajaran Pejabat Utama Polda Jabar, Para Kapolsek jajaran, Para Danramil jajaran, Bhabinkamtibmas dan Babinsa, tokoh agama, tokoh masyarakat dan bebrapa pemimpin redaksi media massa.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan  . Agung Budi Maryoto mengatakan, Polri terus berbenah melalui upaya program promoter. Hal ini sebagai tindak lanjut dari program reformasi internal Polri.

Program promoter ini dilakukan melalui profesionalisme dan modernisasi untuk meraih kepercayaan publik. Program promoter fokus pada tiga kebijakan. Yaitu peningkatan kinerja, perbaikan kultur dan manajemen media.

Selain itu, Tito juga mengungkapkan, kepercayaan publik terus meningkat. Pada 2016 lalu Polri termasuk ke dalam tiga institusi negara yang paling tidak dipercaya publik. Namun, saat ini tingkat kepercayaan publik pada Polri di atas 82%.

“ Kini berdasarkan hasil survei yang diselenggarakan oleh berbagai lembaga, Polri telah berada pada tiga besar lembaga dengan kepercayaan publik terbaik,” ungkap Tito.

Survei yang dilaksanakan Litbang Kompas pada akhir 2016 menunjukkan, tingkat kepercayaan publik terhadap Polri hanya 63,2%. Setelah satu tahun melaksanakan program promoter, survei Populis Center pada Agustus 2017 menunjukkan adanya perbaikan kinerja Polri dimana 67,6% responden puas dengan kinerja Polri.

“ Dan yang terakhir survei Litbang Kompas pada Juni 2018 menunjukkan kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 82,9 persen. Hasil ini mengindikasikan bahwa 82,9 persen Warga Negara Indonesia percaya kepada Polri, tertinggi sejak era reformasi,” papar Tito.

Selanjutnya Tito mengatakan, lembaga survei papan atas yang berbasis di AS, menyatakan, Indonesia berada pada peringkat ke sembilan negara teraman di dunia. Posisi ini berada di atas Denmark yang berada di posisi 10 dan Belanda pada posisi 15, bahkan Jepang di posisi 27.

“ Survei juga mengungkap 69 persen dari 148 ribu responden, bahwa pada 142 negara percaya bahwa kepolisian lokal dalam hal ini Polri di Indonesia mampu menjaga keamanan dalam negerinya,” ujarnya menegaskan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here