Gebyar Keselamatan Lodaya 2018 & Sosialisasi Anti Hoax yang digelar Polda Jabar di area Car Free Day Dago Bandung

Repoter : Yatiman

Bandung, metronpuncaknews.com – Polda Jawa Barat bekerjasama dengan Kick Andi Foundation menggelar acara Gebyar Operasi Keselamatan Lodaya 2018 dan Sosiaisasi Anti Hoax.  Acara tersebut diselenggarakan di area Car Free Day (CFD) Dago Cikapayang Kecamatan Coblong Kota Bandung, Minggu (18/03).

Nampak hadir pada kegiatan tersebut, Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto, M.Si, Wakapolda Jabar Brigjen Pol Supratman dan pejabat utama Polda Jabar.

Selain para pejabat teras Polda Jabar, acara tersebut juga dihadiri Komunitas Masyarakat Forum Sahabat Polisi (SP), Komunitas Roda Dua  dan kaum disabilitas korban laka lantas dan anak yatim piatu serta masyarakat Kota Bandung.

Acara tersebut dimeriahkan dengan adanya panggung hiburan yang menampilkan artis-artis Kota Kembang. Selain itu, panitia penyelenggara membagikan puluhan kaki palsu pada korban kecelakaan lalu lintas. Memberikan santunan pada anak yatim piatu , door prize dan rompi keselamatan serta dilakukan pelepasan balon sebagai yanda dimulainya acara Gebyar Keselamatan Lodaya 2018.

Pada Kesempatan tersebut, Kapolda mengatakan, masyarakat Jawa Barat harus meningkatkan kedisplinan dalam berlalu lintas. Hal itu dipandang perlu untuk keselamatan bersama dan untuk mengurangi angka kecelakaan di jalan.

“ Acara hari ini merupakan bagian dari operasi keselamatan yang yang sudah dilaksanakan sejak beberapa hari yang lalu,” jelas Agung.

Selanjutnya dalam menyikapi masalah Pilkada Serentak 2018, orang nomor satu di Polda Jabar ini mengatakan, meski pun nanti pilihan masyarakat berbeda dalam menyalurkan pilihannya, namun harus tetap secara bersama-sama menjaga dan menyukseskannya.

“ Apa pun hasilnya harus diterima bersama oleh semua pihak dan tetep mengedepankan persatuan kesatuan,” ujarnya menegaskan.

Disinggung tetang Hoax, Agung mengingatkan, masyarakat harus cerdas dan bijak  dalam menyikapi informasi yang ada. Terutama berita Hoax. Karena berita tersebut tidak bisa di pertanggung jawabkan kebenarannya. Tapi justru malah memprovokasi, memecah belah dan menyesatkan. “ Karena itu, jika mau menyebarkan ataupun menerima berita harus di croscek kebenarannya,” pesan Agung.

Gebyar Operasi Keselamatan Lodaya 2018

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here