Polda Jabar gelar konferensi pers akhir tahun 2018

Laporan : Yatiman

Bandung, metropuncaknews.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Jawa Barat menggelar konferensi pers akhir tahun 2018. Kegiatan tersebut digelar di Aula Herman Sujana Mapolda Jabar, Jumat (28/12).

Acara tersebut dipimpin langsung Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, MSi serta didampingi Wakapolda Jabar dan Kabidhumas. Hadir pada kegiatan tersebut, Jajaran Pejabat Utama Polda Jabar, Kapolrestabes Bandung, para Kapolres di wilayah hukum Polda Jabar. Selain itu, hadir pula para insan pers dari berbagai lembaga media se-Jawa Barat yang sudah tergabung dalam Pokja Polda Jabar.

Pada kesempatan itu, Kapolda Jabar mengucapkan terima kasih pada insan pers atas  kerjasamanya dengan Polri khususnya Polda Jabar. Ucapan terima kasih juga disampaikan Kapolda pada semua stackholder yang membantu kinerja Polda Jabar hingga dengan penanganan secara preventif tingkat kejahatan di Wilayah Hukum Jawa Barat dapat menurun.

” Seiring dengan Intruksi Kapolri, Polda Jabar tidak segan-segan untuk menindak pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan, baik itu oleh Perwira Polri ataupun Pamen Polri,“ kata Irjen Pol. Drs.Agung Budi Maryoto,  MSi.

Untuk saat ini, lanjut Kapolda, diakhir tahun 2018, kasus yang masih mendominasi adalah Narkoba sebanyak 1744 kasus, naik 0,82% yang sebelumnya ditahun 2017, hanya 2.699 perkara dan dipertengahan tahun 2018 menjadi 2.721 perkara dengan penanganan secara preventif kini menjadi 1744 perkara.

“ Anatomi Laka Lantas akan dilakukan langkah langkah preventif di semua Ditlantas Jabar. Laka Lantas masih didominasi oleh kendaraan R2 (roda dua),” jelasnya.

Sementara untuk kasus cyber crime Polda Jabar akan segera kukuhkan Kasubid Cyber di bawah Krimsus dan Kasubid Media  di Kabidhumas Polda Jabar. Terkait untuk penanganan kasus PTDH adalah kewenangan Kabid Propam.

Kapolda juga memberikan jabaran bahwa kriminalitas ditahun 2018 menurun 18,36% (4.632 perkara) yang sebelumnya 25.230 perkara.

Selanjutnya untuk kejahatan konvensional menurun di tahun 2018 29,50%, (7.169 perkara) yang sebelumnya 24.298 perkara menjadi 17.129 perkara.

Seterusnya kejahatan jalanan diantaranya, Curat (pencurian dengan pemberatan) menurun 33,78% (1.006 perkara) dari 2.978 perkara. Curas (pencurian dengan kekerasan) dari 824 perkara menjadi 514 perkara. Curanmor (pencurian kendaraan bermotor) dari 5.105 perkara menurun menjadi 2.864 perkara.

Ditambah Kapolda, untuk Operasi Kepolisian yang dilakukan ditahun 2018, yaitu Operasi Keselamatan Lodaya dengan sasaran meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Operasi Bina Kusuma, dengan sasaran pembinaan kelompok anti sosial. Operasi Patuh Lodaya dengan sasaran meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dibidang Kamseltibcarlantas menjelang Idul Fitri dan Tahun Baru 2019.

“ Kami juga sudah membuat  terobosan kreatif di  Polda Jabar dan jajarannya dengan membentuk Dumas Online, Wasrealisasi anggaran online, SKCK, SIM, BPKB, SP2HP Online, dan E-samsat, Samsat Online , Samsat Desa, Samsat Weekend, Samsat Ahad dan lain-lain,” pungkas Kapolda Jabar.

Selanjutnya Kabidhumas Polda Jabar  mengajak para Insan Media dan keluarga besar Bidang Humas Polda Jabar Ngopi Bareng di RM. Bumi Panyileukan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here