Petugas Kepolisian saat melakukan TKP

Laporan : Yatiman

Bandung, metropuncaknews.com – Kepolisian Daerah Jawa Barat Gelar Konferensi Pers terkait perkembangan penanganan kasus penemuan mayat dalam tong dengan korban Dufi. Perkaranya saat ini sedang dalam tahap pemberkasan perkara dengan dasar SPDP ( Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) yang telah dikirimkan ke pihak Kejaksaan Negeri Cibinong, Rabu (28/11).

Dalam tahap penyidikan tersebut, para tersangka dibagi sesuai dengan peran masing-masing dalam melakukan aksi tindak pidana/kejahatannya. Yaitu MN Als. A Bin MUR (35) pekerjaan karyawan swasta. Alamat di Jl. Narogong Cantik Raya Kelurahan Pengasinan Kecamatan Rawa Lumbu Bekasi Kota.

Dalam hal ini pelaku berperan sebagai eksekutor atau  pelaku utama dengan persangkaan Pasal 340 KUHP dan atau Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 365 ayat 3.

Selanjutnya tersangka ke 2 adalah insial SM (34) berprofesi sebagai  karyawan swasta dengan alamat tempat tinggal di Jl. Narogong Cantik Raya Kelurahan Pengasinan Kecamatan Rawa Lumbu Bekasi Kota. SM berperan turut membantu dan ikut merencanakan dengan persangkaan Pasal 340 KUHP Jo Pasal 55 dan atau 338 Jo Ps.55 dan atau Pasal 365 ayat 3 Jo Pasal 55 KUHP.

Tersangka ke 3 yaitu DSP alias YD (31) pekerjaan wiraswsta dengan alamat di Kp. Cilalay Rt 09 Rw 03 Desa Sirnasari, Kec. Surade Kab. Sukabumi.

Tersangka berperan membantu mengangkat mayat korban dan membantu membuang tong berisi mayat serta mendapat upah Rp. 200.000. DSP alias YD dengan persangkaan Pasal  340 KUHP Jo Pasal55 dan atau Pasal 338 jo Pasal 55 dan atau Pasal 365 ayat 3 jo Pasal 55 dan atau Pasal 181 KUHP.

Dalam penanganan selanjutnya, ketiga tahanan beserta barang bukti lainnya termasuk mobil Innova milik korban sudah disita pihak Polisi  dari Lampung guna proses penyidikan lebih lanjut.

Selanjutnya penyidik akan melakukan rekontruksi di 3 (tiga) TKP yaitu, 1. Rumah kontrakan pelaku sebagai tempat eksekusi di daerah Kec. Gunung Putri. 2. Tempat pembuangan barang milik korban di Kec. Cilengsi. 3. Tempat pembuangan tong berisi mayat korban di Kec. Klapanunggal.

Rekonstruksi dimaksudkan untuk menyinkronkan keterangan tersangka dengan TKP dan barang bukti yang ada.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here